Wagub Uu Bakal Bentuk Santri Siaga Bencana di setiap Pesantren

Kompas.com - 28/02/2020, 15:21 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum

SUMEDANG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, wilayah Jabar merupakan lumbung bencana alam.

Hal ini, kata Uu, merujuk pada kejadian bencana alam yang kerap terjadi belakangan ini seperti longsor, banjir, gempa, angin puting beliung, hingga tsunami di wilayah Jabar.

"Bencana yang terjadi hari ini, mungkin berbeda dengan bencana yang terjadi lima atau 10 tahun ke belakang. Karena, perkembangan pembangunan yang begitu cepat. Sehingga bencananya pun berbeda-beda," ujarnya usai mengikuti peringatan HUT ke 48 Basarnas di Kantor Basarnas Jabar, Jumat (28/2/2020).

Baca juga: Wagub Jabar Sebut Proyek KCIC yang Belum Kantongi Amdal Jadi Penyebab Banjir

Terlebih, kata Uu, Jabar merupakan provinsi dengan bencana alam sangat banyak.

"Jawa Barat ini lumbungnya bencana. Untuk itu, setiap warga Jawa Barat harus bisa lebih peduli terhadap alam dan lebih waspada, sekaligus menjadi insan yang siaga bencana," ucapnya.

Untuk menghadapi bencana alam ini, dirinya berharap pemerintah daerah di 27 kabupaten/kota memfasilitasi adanya kantor-kantor SAR di setiap daerah.

"Bantu pembentukannya (kantor SAR), bantu pengadaan hibah untuk kantornya," ujarnya.

Bahkan, Pemprov Jawa Barat juga akan membentuk komunitas santri siaga bencana.

"Kami juga berharap Basarnas nanti bantu membentuk potensi-potensi bencana dari kalangan santri. Melalui pelatihan ke pesantren-pesantren di Jawa Barat. Jadi nanti, santri juga harus jadi insan SAR di wilayahnya masing-masing," tutur dia.

Baca juga: Emil Disentil Netizen, Wagub Jabar: Jangan Dilihat TikTok-nya, tapi Tujuannya Pamer Produk Jabar

Sementara itu, Kepala Basarnas Jabar Deden Ridwansyah mengatakan, Basarnas Bandung terus berupaya membentuk potensi-potensi SAR di daerah, seperti pembentukan Forum Koordinasi Potensi Pencarian Pertolongan Daerah (FKP3D) Jabar.

"Saat ini konsentrasi kami masih fokus untuk membantu evakuasi di wilayah bencana banjir Subang, Karawang Bekasi. Juga melakukan pencarian orang tenggelam di Sungai Citarum," ujar Deden.

Deden berharap, pada Maret mendatang tidak banyak terjadi bencana di Jabar sehingga Basarnas Bandung bisa kembali fokus membentuk relawan-relawan bencana di tiap daerah.

"Termasuk permintaan Pak Wagub Uu tadi yang meminta kami untuk melatih para santri menjadi potensi SAR. Tentunya ini gagasan yang baik dan kami bisa tindaklanjuti melalui program Basarnas Bandung Goes to Pesantren," kata Deden.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Regional
Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Regional
Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Regional
Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Regional
Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Regional
Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Regional
Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X