Fakta Baru Kepsek Perkosa Siswi SD, Gunakan 3 Foto Bugil untuk Mengancam

Kompas.com - 28/02/2020, 13:47 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

BADUNG, KOMPAS.com - Fakta baru terungkap dalam kasus kepala sekolah berinisial IWS (43) di sekolah dasar (SD) yang memperkosa siswinya di Kuta Utara, Badung, Bali.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Badung, AKP Laurens Rajamangapul Haselo mengatakan, tersangka rupanya mengancam korban dengan foto bugil milik korban.

Laurens mengatakan, setidaknya ada tiga foto bugil korban yang dijadikan tersangka untuk mengancam. 

Baca juga: Kepala Sekolah Cabuli Siswi sejak SD, Modus Dijadikan Pacar

Fakta tersebut muncul setelah dilakukan pemeriksaan mendalam kepada para saksi dalam kasus ini.

"Setelah kami pemeriksaan kemarin, kan awalnya tidak muncul ini (foto bugil). Setelah dua, hari kami melakukan pemeriksaan saksi dengan melakukan lagi konfrontasi ulang antara korban dengan pelaku dan para saksi, ternyata memang betul ada itu foto," kata Laurens, di Mapolda Bali, Jumat (28/2/2020).

Jadi, foto tersebut dijadikan tersangka untuk mengekang korban agar mengikuti keinginannya selama ini.

Laurens menuturkan, foto pertama diambil tersangka saat pertama kali terjadi pemerkosaan.

Saat itu, sekitar Juli 2016, korban yang berprestasi dan mendapat peringkat satu di kelas dipanggil kepala sekolah untuk diberi hadiah berupa ponsel, jam, dan boneka.

Korban disuruh datang sore atau di luar jam sekolah.

Setiba di ruang kepala sekolah, tersangka mengunci pintu. Setelah itu tersangka mulai memaksa korban untuk berhubungan badan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X