Syarat Dukungan Ditolak KPU, Pasangan Alam Gagal Maju Independen di Pilkada Solo 2020

Kompas.com - 26/02/2020, 21:33 WIB
Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surakarta, Muhammad Ali Naharussurur-Achmad Abu Jazid (Alam) di Kantor KPU Kota Surakarta, Jawa Tengah. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surakarta, Muhammad Ali Naharussurur-Achmad Abu Jazid (Alam) di Kantor KPU Kota Surakarta, Jawa Tengah.

SOLO, KOMPAS.com - Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surakarta, Muhammad Ali Naharussurur-Achmad Abu Jazid (Alam) gagal maju sebagai calon independen di Pilkada Solo 2020.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta, Nurul Sutarti, mengatakan, jumlah syarat dukungan yang diserahkan paslon Alam sesuai di sistem informasi pencalonan (Silon) sebanyak 38.743.

Setelah pengecekan dan penghitungan, jumlah dukungan yang memenuhi syarat ada sebanyak 14.557. Sedang jumlah dukungan yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 24.186.

Baca juga: Gibran: Yang Penting Pilkada Solo Dinamis, Meriah, dan Sukacita

Syarat dukungan dinyatakan TMS tersebut karena tidak disertai tanda tangan dan fotokopi e-KTP.

"Sehingga dokumen dukungan bakal perseorangan ini (Alam) ditolak dengan berita acara penolakan," katanya di Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/2/2020).

Dokumen dukungan paslon Alam diserahkan ke KPU Kota Surakarta pada Minggu (23/2/2020) berupa formulir Model B2-KWK bermaterai dan ditandatangani satu rangkap.

Dokumen ini yang merupakan rekap tingkat kota yang menunjukkan sebaran dan jumlah di masing-masing kecamatan.

Selain itu, juga menerima formulir Model B1.1-KWK asli dan salinan merupakan rekap tingkat kelurahan serta menerima formulir Model B1-KWK surat pernyataan dukungan yang dilampiri atau ditempeli dengan fotokopi e-KTP atau surat keterangan (suket).

"Sejak penyerahan sampai dengan pengecekan dan penghitungan, untuk paslon Alam baru selesai hari ini pukul 16.00 WIB," katanya.

Hal tersebut sesuai dengan tahapan yang ditentukan khususnya melalui keputusan KPU Kota Surakarta No 52 Tahun 2019, yaitu pengecekan dan penghitungan sampai dengan 26 Februari 2020.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X