Pelajaran Sekolah Diganti Pembersihan Sisa Banjir di Pamekasan

Kompas.com - 24/02/2020, 13:27 WIB
Siswa dan siswi SMPN 1 Pamekasan, Jawa Timur membersihkan sekolahnya, Senin (24/2/2020) karena terendam lumpur akibat banjir yang terjadi pada Sabtu (22/2/2020) kemarin. Pelajaran kelas diganti menjadi kerja bakti. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANSiswa dan siswi SMPN 1 Pamekasan, Jawa Timur membersihkan sekolahnya, Senin (24/2/2020) karena terendam lumpur akibat banjir yang terjadi pada Sabtu (22/2/2020) kemarin. Pelajaran kelas diganti menjadi kerja bakti.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Ratusan siswa SMP Negeri 1 Pamekasan, Jawa Timur, hari ini, Senin (24/2/2020), tidak diberi pelajaran di dalam kelas.

Pasalnya, seluruh ruangan di sekolah ini terisi lumpur yang dibawa saat banjir merendam sekolah tersebut sejak Sabtu kemarin.

Para siswa kemudian diperintahkan oleh kepala sekolahnya agar membersihkan seluruh ruangan kelas dan ruangan guru, serta tempat ibadah.

Baca juga: Cerita Korban Banjir di Pamekasan yang Menunggu Tambahan Bantuan

Sebelum pembersihan ruangan dilakukan, para siswa disuruh untuk memindahkan berkas-berkas sekolah yang sudah lapuk, karena terendam air selama dua hari.

Buku pelajaran dan beberapa rapor siswa juga banyak yang rusak karena terendam air.

Zidan Al Rinu, salah satu siswa mengaku terkejut melihat kondisi sekolahnya penuh dengan lumpur.

Zidan awalnya ragu untuk masuk ke halaman sekolah.

Baca juga: Siswi SD Diperkosa Guru sejak Kelas VI, Pertama di Ruang Kepala Sekolah

Namun, karena melihat banyak teman-temannya yang sudah kerja bakti membersihkan halaman sekolah, akhirnya Zidan ikut bersama-sama membersihkan sekolah.

"Tadi kita diperintahkan guru agar kerja bakti, karena sekolah banyak lumpurnya. Jadi hari ini tidak ada pelajaran," kata Zidan.

Kepala SMPN 1 Pamekasan Jamil menjelaskan, banjir kali ini lebih besar dari banjir tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya, ketinggian air banjir hanya sampai 30 sentimeter.

Namun, kali ini ketinggian air mencapai lebih dari 1 meter.

Baca juga: Jenazah Tanpa Kepala Ditemukan di Bondowoso

Akibatnya, banyak dokumen sekolah yang terendam.

"Kami tidak mengira bahwa banjir akan besar, sehingga kami tidak mengantisipasi. Buku pelajaran, rapor siswa banyak yang terendam air," kata Jamil.

Jamil sempat khawatir komputer dan server di sekolahnya yang dijadikan alat untuk mengerjakan soal-soal ujian nasional secara online juga akan terendam.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Unsur Pimpinan BRI Kanwil Malang Terkonfirmasi Positif Corona

7 Unsur Pimpinan BRI Kanwil Malang Terkonfirmasi Positif Corona

Regional
Kronologi Penangkapan Seluruh Terduga Pemerkosa Ibu Muda di Bangkalan

Kronologi Penangkapan Seluruh Terduga Pemerkosa Ibu Muda di Bangkalan

Regional
Protes Nama Calon di Pilkada, Kader dan Simpatisan DPD II Golkar Blokade Jalan Protokol

Protes Nama Calon di Pilkada, Kader dan Simpatisan DPD II Golkar Blokade Jalan Protokol

Regional
Satu Jasad Pekerja WNI Ditemukan di 'Freezer' Kapal Nelayan China

Satu Jasad Pekerja WNI Ditemukan di "Freezer" Kapal Nelayan China

Regional
Wali Kota Ambon Ungkap Alasan Minta Mobil PCR ke Menkes

Wali Kota Ambon Ungkap Alasan Minta Mobil PCR ke Menkes

Regional
iPhone Rp 20 Juta Dijambret, Alena Kartaeva, WNA Rusia Menangis di Jalan

iPhone Rp 20 Juta Dijambret, Alena Kartaeva, WNA Rusia Menangis di Jalan

Regional
Wakil Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulsel Divonis 6 Bulan Penjara

Wakil Ketua DPD 1 Partai Golkar Sulsel Divonis 6 Bulan Penjara

Regional
Bupati Ponorogo: Pondok Gontor Klaster Baru Covid-19

Bupati Ponorogo: Pondok Gontor Klaster Baru Covid-19

Regional
6 Santri Baru Pondok Gontor Positif Covid-19, 117 Orang Diduga Kontak Dekat

6 Santri Baru Pondok Gontor Positif Covid-19, 117 Orang Diduga Kontak Dekat

Regional
Pura-pura Terima Telepon, Seorang Pria di Tegal Jambret HP Bocah 10 Tahun

Pura-pura Terima Telepon, Seorang Pria di Tegal Jambret HP Bocah 10 Tahun

Regional
Akun IG Diduga Milik Petugas P2TP2A Tersangka Pencabulan Dicaci Maki Warganet

Akun IG Diduga Milik Petugas P2TP2A Tersangka Pencabulan Dicaci Maki Warganet

Regional
Kasus Video Dokter Tanpa Busana, Tersangka Ingin Minta Maaf Langsung kepada Korban

Kasus Video Dokter Tanpa Busana, Tersangka Ingin Minta Maaf Langsung kepada Korban

Regional
Terjepit Eskalator Pasar, Anak 4 Tahun Terbanting dan Luka

Terjepit Eskalator Pasar, Anak 4 Tahun Terbanting dan Luka

Regional
Diajak 'Wikwik' Melalui Facebook, Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan

Diajak "Wikwik" Melalui Facebook, Siswi SMP Jadi Korban Pencabulan

Regional
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Ganjar Usul Arisan ICU di Setiap RS Rujukan di Semarang Raya

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Ganjar Usul Arisan ICU di Setiap RS Rujukan di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X