Diguyur Hujan Sejak Kemarin, 5 Kecamatan di Karawang Masih Terendam Banjir

Kompas.com - 23/02/2020, 19:50 WIB
Warga Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang pulang menyalurkan hak pilih dalam pilkades, Minggu (23/2/2020). KOMPAS.COM/FARIDAWarga Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang pulang menyalurkan hak pilih dalam pilkades, Minggu (23/2/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Sebanyak 14 desa di 5 kecamatan di Karawang, Jawa Barat, terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur kota ini sejak kemarin.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang Yasin Nasrudin mengatakan, ketinggian banjir di beberapa desa bervariasi.

"Ketinggian 30 sentimeter hingga satu meter," kata Yasin kepada wartawan, Minggu (23/2/2020).

Baca juga: Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Yasin mengatakan, banjir merendam 2 desa di antaranya Desa Rengasdengklok Utara dan Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok.

Kemudian, Desa Kutajaya, Desa Kutakarya, Desa Kutagandok, dan Desa Sampalan Kecamatan Kutawaluya.

Selain itu, ada Desa Karyamakmur, Desa Telukambulu, Desa Telukbango, Desa Batujaya, dan Desa Segaran Kecamatan Batujaya.

" Banjir juga terjadi di Desa Pancakarya dan Desa Purwajaya Kecamatan Tempuran. Kemudian Desa Pusakajaya Selatan Kecamatan Cilebar," kata dia.

Saat ini, pihaknya dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) setempat masih melakukan pendataan dan proses evakuasi di lokasi banjir.

Baca juga: Sejak Januari, Sebuah Desa di Karawang Sudah Diterjang Banjir 7 Kali

Selain merendam rumah-rumah penduduk, banjir juga merendam belasan hektar sawah di Kecamatan Tempuran.

Evan, warga Dusun Cikangkung, Desa Rengasdengklok Utara mengatakan, banjir terjadi Minggu (23/2/202) sekitar pukul 01.00 WIB dengan ketinggian air yang bervarisi.

"Tiap tahun banjir, tapi banjir kali ini lebih parah ketimbang tahun sebelumnya," kata Evan.

Evan menyebut banjir di wilayahnya sukar surut lantaran terbatasnya saluran pembuangan.

Meski demikian, hingga kini Evan bersama sejumlah warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Regional
Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Longsor di Tanah Datar, Dua Warga Hilang dan Empat Rumah Rusak Berat

Regional
Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Wali Kota Bengkulu Kirim Parsel dan Surat Cinta untuk Hibur Keluarga Pasien Positif Covid-19

Regional
Bupati Morowali Meninggal Positif Corona, 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Bupati Morowali Meninggal Positif Corona, 2 Minggu di Jakarta dan Hasil Rapid Tes Negatif

Regional
Cara Lapas di Ngawi Perangi Corona: Napi Berjemur, Penjara Disemprot Kapur Barus Campur Minyak Tanah

Cara Lapas di Ngawi Perangi Corona: Napi Berjemur, Penjara Disemprot Kapur Barus Campur Minyak Tanah

Regional
Keluarga Pasien PDP Covid-19 di Makassar Ngamuk karena Ingin Kebumikan Sendiri Almarhum

Keluarga Pasien PDP Covid-19 di Makassar Ngamuk karena Ingin Kebumikan Sendiri Almarhum

Regional
8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

8 dari 10 Pasien Positif Covid-19 di Lamongan Merupakan Peserta Pelatihan Petugas Haji di Surabaya

Regional
UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

UPDATE 5 April: 30 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, ODP 10.116 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X