Awasi Liga I di Bali, Polda Bali Bentuk Satgas Antimafia Bola

Kompas.com - 21/02/2020, 14:00 WIB
Ilustrasi sepak bola. shutterstockIlustrasi sepak bola.

DENPASAR, KOMPAS.com - Untuk mengawasi setiap pertandingan Liga I di Bali, Polda Bali membentuk Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola 2020.

Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Pol Andi Fairan sebagai Ketua Satgas mengatakan, satgas ini memiliki tiga fokus kerja yakni match acting, match setting dan match fixing.

"Kami hanya menangani Liga 1 khusus di Bali saja. Sedangkan di daerah lain ada satgas yang sama," kata Andi, Jumat siang.

Baca juga: Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Andi mengatakan, di Bali ada satu tim yang berlaga di Liga I yakni United. Pengawasan akan dilakukan selama 90 menit saat pertandingan.

Obyek yang diawasi yakni wasit, managemen klub, pelatih, penyelenggara serta elemen lain seperti pemain sepak bola.

Harapan dibentuknya satgas ini sepak bola di Bali dan nasional semakin bersih dari mafia bola.

"Nantinya setiap adanya pertandingan, tim satgas ini akan berkoordinasi dengan penyelenggara pertandingan, PSSI Bali, managemen kedua klub yang bertanding, wasit hingga suporter yang berada di dalam stadion," kata dia.

Selain itu, tim Satgas Antimafia Bola juga membuka aduan dari pemerhati sepak bola jika ada pertandingan yang dicurigai atau terindikasi curang.

Baca juga: Rusuh Suporter Persebaya Vs Arema, Khofifah Minta Maaf

Satgas Antimafia Bola ini sudah tahun ketiga dibentuk di Bali. Pada tahun 2018 dan 2019, tim ini tak menemukan adanya indikasi pelanggaran.

Selain itu, juga tak ada aduan baik ke media senter maupun ke Polda Bali.

Nantinya, jika ada yang melanggar pasal yang diterapkan adalah Pasal 378 Penipuan, UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Suap, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang dan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

Regional
Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Regional
Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2020

Regional
2 Daerah di Surabaya Raya Jadi Zona Oranye, Pakar: Ini Kemajuan bagi Jatim

2 Daerah di Surabaya Raya Jadi Zona Oranye, Pakar: Ini Kemajuan bagi Jatim

Regional
Guru Ngaji di Makassar Mengaku Khilaf Telah Cabuli Muridnya

Guru Ngaji di Makassar Mengaku Khilaf Telah Cabuli Muridnya

Regional
Fakta Video PKL Menangis Mengaku Diancam Istri Wakapolda, Gara-gara Parkir dan Direkam Tahun 2012

Fakta Video PKL Menangis Mengaku Diancam Istri Wakapolda, Gara-gara Parkir dan Direkam Tahun 2012

Regional
Duduk Perkara Anggota DPRD Laporkan Anak Gadisnya ke Polisi, gegara Bisnis Keluarga dan 'Orang Ketiga'

Duduk Perkara Anggota DPRD Laporkan Anak Gadisnya ke Polisi, gegara Bisnis Keluarga dan "Orang Ketiga"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X