Rusuh Suporter Persebaya Vs Arema, Khofifah Minta Maaf

Kompas.com - 19/02/2020, 10:24 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa KOMPAS.COM/GHINAN SALMANGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta maaf atas terjadinya kerusuhan antar suporter di Kota Blitar, jelang laga semifinal sepakbola Piala Gubernur antara tim Persebaya Surabaya melawan Arema Malang, Selasa (18/2/2020) kemarin.

"Selaku pribadi dan atas nama Pemprov Jawa Timur, saya minta maaf atas insiden kerusuhan suporter di Blitar Selasa siang. Ini akan menjadi evaluasi kami di masa mendatang," kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (19/2/2020).

Insiden antara 2 kelompok suporter kemarin, lanjut Khofifah, mengakibatkan kerusakan dan kerugian bagi warga Kota Blitar.

Baca juga: Suporter Persebaya dan Arema Bentrok di Blitar, Pemprov Jatim Turun Tangan

 

Selain sejumlah motor, kendaraan roda 4 juga tidak luput dari amuk massa suporter.

"Saya sudah perintahkan Bakesbangpol untuk langsung terjun ke Kota Blitar dan mendata semua keruskan yang ditimbulkan." ujar dia.

"Jika terdapat kerusakan tanaman, sawah, rumah, kebun serta warung, maupun yang terluka dan memerlukan perawatan, maka pembiayaan sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemprov Jawa Timur," tambah dia.

Di sisi lain, Khofifah mengapresiasi langkah pengamanan yang dilakukan aparat gabungan TNI dan Polri yang berhasil meredam insiden dan menjamin keamanan laga semifinal piala Gubernur Jatim di Stadion Supriyadi Kota Blitar.

Stadion Supriyadi Kota Blitar dipilih menjadi lokasi laga semifinal antara Persebaya Surabaya melawan Arema Malang karena alasan keamanan.

Baca juga: Rusuh Suporter Jelang Persebaya Vs Arema, 7 Motor Dibakar Massa

Laga tersebut digelar tanpa penonton, namun disiarkan langsung oleh saluran televisi nasional.

Dua suporter tim sepakbola tersebut memiliki hubungan yang kurang baik hingga saat ini.

Laga semifinal lainnya antara Madura United dan Persija Jakarta diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Senin (17/2/2020) kemarin juga tanpa penonton.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X