Kompas.com - 21/02/2020, 07:01 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, tengah menguji coba  tilang elektronik dengan menggunakan aplikasi pesan WhatsApp.

Uji coba telah dilakukan sejak awal Januari 2020, dengan menyasar pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata di seluruh ruas jalan di wilayah hukum Polresta Pontianak.

"Walau pun masih uji coba, tapi sudah ada tiga pengendara yang kita tilang dan beri peringatan," kata Kasatlantas Polresta Pontianak Kompol Salbiah, Kamis (20/2/2020).

Baca juga: Selama Sepekan Ribuan Motor Tertangkap Kamera Tilang Elektronik

Salbiah menerangkan, cara kerja tilang elektronik ini adalah petugas di lapangan mengirim foto atau video kendaraan pelanggar lalu lintas ke comand center menggunakan aplikasi WhatsApp.

Jenis pelanggaran yang ditilang, misalnya tidak menggunakan helm, menerobos traffic light, berboncengan tiga orang dan pelanggaran kasat mata lain.

"Yang penting, foto atau video yang dikirim menampilkan nomor polisi kendaraan agar mudah dicek," ucap Salbiah.

Di comand center, petugas akan melakukan penyaringan, pelanggaran mana yang bisa ditindaklanjuti.

Setelah ditetapkan bersalah, data kendaraan yang terekam akan diminta ke Samsat untuk mendapatkan identitas pemiliknya.

Dari data itu, petugas akan mengirim surat pelanggaran.

Dalam surat yang dikirim, akan disebutkan jenis pelanggaran beserta bukti foto atau tangkapan layar video.

Kemudian dicantumkan juga nomor Whatsapp untuk mengonfirmasi.

Jika pengendaranya mengonfirmasi dan datang ke comand center, petugas akan menjelaskan pelanggaran yang dilakukan.

Namun, jika dalam sepekan tidak ada konfirmasi, maka kepolisian akan meminta Samsat untuk memblokir dokumen kendaraan tersebut.

"Blokir ini berkaitan dengan pembayaran pajak. Pengendara nanti tidak bisa membayar pajak jika belum menyelesaikan pelanggaran yang dilakukannya," ujar Salbiah.

Baca juga: 659 Motor Terjaring Tilang Elektronik, Lihat Pelanggaran Terfavorit

Menurut dia, ketiga pengendara yang telah dikirimi surat tilang, semuanya telah mengonfirmasi melalui Whatsapp ke comand center, dan telah diberikan teguran tertulis.

"Kebijakan ini dalam tahap sosialisasi, belum pada penegakan hukum. Tahun 2021 baru sepenuhnya diberlakukan," tegas Salbiah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.