Viral Truk yang Lawan Arah Lalu Diadang Mobil, Ternyata Milik Dinas PUPR Klaten

Kompas.com - 19/02/2020, 16:11 WIB
Tangkapan layar dari sebuah unggahan yang viral di media sosial Facebook mengenai mobil menghadang truk bermuatan di Klaten, Jawa Tengah. Dok FacebookTangkapan layar dari sebuah unggahan yang viral di media sosial Facebook mengenai mobil menghadang truk bermuatan di Klaten, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Viral sebuah truk menerobos jalur satu arah lalu dihadang sebuah mobil ternyata milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Hal itu dibenarkan oleh Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Klaten, Suryanto. Pihaknya mengatakan kejadian tersebut menjadi bahan pembinaan bagi instansinya.

"Itu jadi bahan pembinaan bagi kami," ungkapnya.

Baca juga: Viral Mobil Hadang Truk Lawan Arah di Klaten, Ini Penjelasan Polisi

Sementara itu, menurut Kasat Lantas Polres Klaten AKP Bobby Anugrah Rachman, peristiwa tersebut terjadi di jalur satu arah di Jalan Mayor Sunaryo Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara.

"Betul, Jalan Mayor Sunaryo satu arah. Truknya tetap menerobos," katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (19/2/2020).

Bobby menambahkan, pihaknya telah memberi teguran kepada Dinas PUPR, Kabupaten Klaten.

"Kita sudah kasih teguran langsung ke dinasnya," ungkap Bobby.

Selain itu, polisi berjanji tetap akan menindak pelaku pelanggaran lalu lintas. 

"Memang kesadaran masyarakatnya kurang. Kita terus melakukan penegakan hukum bagi pengendara yang nekat melanggar lalu lintas," tegasnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Regional
Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Regional
Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Regional
Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

Regional
Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Regional
Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X