Perempuan yang Seret, Tampar, dan Pukul Bocah di Simalungun Jadi Tersangka

Kompas.com - 19/02/2020, 08:51 WIB
Tangkapan layar dari video penganiayaan terhadap seorang anak di Simalungun. IstimewaTangkapan layar dari video penganiayaan terhadap seorang anak di Simalungun.

KOMPAS.com - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan dewasa menyeret seorang anak perempuan dengan cara menjambak rambutnya, kemudian dipukul dan ditampar di Simalungun, Sumatera Utara.

Setelah viral video tersebut, polisi pun melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap RH (45), perempuan yang ada di video itu.

Saat ini RH sudah ditahan setelah ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Baca juga: Viral Video Perempuan Seret, Tampar dan Pukul Bocah di Simalungun, Pelaku Ternyata Ibu Korban

Dikutip dari Kompas TV, diketahui bahwa RH merupakan ibu tiri dari GS (7), bocah yang dianiaya pelaku.

Kasatreskrim Polres Simalungun AKP M Agustiawan mengatakan, setelah menerima laporan dari RS, opung atau kakek korban, pihaknya langsung bergerak dan berhasil menangkap ibu korban.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi, terlapor, dan korban, pemeriksaan visum, serta bukti permulaan yang cukup, polisi lalu melakukan penahanan terhadap RH setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Viral Video 3 Siswa SMP Senyum Semringah Pukuli dan Tendang Seorang Siswi hingga Kesakitan Dalam Kelas

Selain itu, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti, yakni satu tali pinggang warna hitam, satu helai hijau muda, dan celana pendek warna kuning.

"RH ditahan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polres Simalungun karena melanggar Pasal 44 ayat 1 UU RI No 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Ruang Lingkup Rumah Tangga," katanya.

Baca juga: “Semoga Anak Saya Bisa Sembuh, Berkeluarga dan Lain Sebagainya”

Selain itu, RH juga dikenakan atau pasal 80 UU RI no 35/2014 tentang peru agan kedua atas UU RI No. 23/2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya, pidana penjara paling lama 5 tahun.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes Rilis Protokol Pencegahan Covid-19 untuk Aparat Keamanan

Menkes Rilis Protokol Pencegahan Covid-19 untuk Aparat Keamanan

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Regional
AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

Regional
'Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir'

"Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir"

Regional
Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X