Gara-gara Virus Corona, Proyek Terowongan PLTA Batangtoru Dihentikan

Kompas.com - 18/02/2020, 23:29 WIB
Senior Advisor for the President Commissioner of PT North Sumatera Hydro Energy, Emmy Hafid menyebut Pengerjaan terowongan atau tunnel pada PLTA Batang Toru untuk sementara diberhentikan karena merebaknya virus corona yang kini disebut dengan nama Covid-19. KOMPAS.COM/DEWANTOROSenior Advisor for the President Commissioner of PT North Sumatera Hydro Energy, Emmy Hafid menyebut Pengerjaan terowongan atau tunnel pada PLTA Batang Toru untuk sementara diberhentikan karena merebaknya virus corona yang kini disebut dengan nama Covid-19.

MEDAN, KOMPAS.com - Pengerjaan terowongan PLTA Batangtoru, Sumatera Utara, sementara diberhentikan karena merebaknya virus corona.

Senior Advisor for the President Commissioner of PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) Emmy Hafid mengatakan, saat ini pihaknya tetap fokus pada pengerjaan terowongan meski akan mengalami keterlambatan.

"Keterlambatan ini bukan karena masalah internal, tetapi lebih dikarenakan covid 19. Soalnya kontraktor yang mengerjakan tunnel itu datang langsung dari Tiongkok," kata Emmy..

Baca juga: Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

Dengan demikian, target penyelesaian pembangkit diprediksi molor dari tahun 2022.

"Kita belum tahu sampai kapan ini berhenti, karena kan tergantung dari kebijakan larangan masuk orang yang datang dari China," katanya lagi.

Namun demikian, proses pembersihan lahan untuk pembangunan PLTA Batang Toru sudah selesai dilakukan seluruhnya.

"Proses pembersihan lahan sudah selesai, jalan untuk pengerjaan juga sudah selesai," ujarnya.

Dia mengatakan PLTA Batangtoru itu proyek pemerintah, dan kami hanya bertugas sebagai pelaksana proyek. Jadi, yang berhak memerintahkan kami berhenti itu ya pemerintah," ujarnya.

Emmy, menyebut penolakan Mighty Earth terhadap PLTA tidak semata karena alasan lingkungan, tetapi lebih karena faktor ekonomi.

"Tujuan akhir mereka itu hanya supaya kita menghentikan pendanaan dari Bank of China. Supaya China connection itu terputus. Padahal kan ada alasan yang membuat kami memilih Bank of China, salah satunya itu keleluasaan. Kita orang Indonesia kan suka yang fleksibel," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Regional
Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Regional
Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Regional
12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

Regional
Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Regional
Longsor di Km 31 Gunung Salak Aceh Utara, Akses ke Bener Meriah Putus, Kendaraan Antre Belasan Km

Longsor di Km 31 Gunung Salak Aceh Utara, Akses ke Bener Meriah Putus, Kendaraan Antre Belasan Km

Regional
Puluhan Kios Penjual Makanan di Megamas Manado Rusak Diterjang Ombak

Puluhan Kios Penjual Makanan di Megamas Manado Rusak Diterjang Ombak

Regional
Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19, Pemkab Lakukan Tracing

Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19, Pemkab Lakukan Tracing

Regional
Gelombang Mirip Tsunami Terjang Pantai di Manado, Ini Kesaksian Warga dan Penjelasan BMKG

Gelombang Mirip Tsunami Terjang Pantai di Manado, Ini Kesaksian Warga dan Penjelasan BMKG

Regional
 4.000 Lansia dengan Komorbid Dites Cepat Antigen, Sri: Tadinya Takut Hasilnya Negatif atau Positif

4.000 Lansia dengan Komorbid Dites Cepat Antigen, Sri: Tadinya Takut Hasilnya Negatif atau Positif

Regional
Gara-gara HP Curian Masih Aktif, Perempuan Pencuri Tas Ditangkap

Gara-gara HP Curian Masih Aktif, Perempuan Pencuri Tas Ditangkap

Regional
Rel Terendam Air, Perjalanan KA Rute Semarang-Solo Sempat Dialihkan

Rel Terendam Air, Perjalanan KA Rute Semarang-Solo Sempat Dialihkan

Regional
Hendak Salurkan Bantuan ke Desa Terpencil di Mamuju, Relawan Sulsel Diadang Longsor

Hendak Salurkan Bantuan ke Desa Terpencil di Mamuju, Relawan Sulsel Diadang Longsor

Regional
Unand Kirim Dokter dan Perawat ke Mamuju dan Majene, Bantu Korban Gempa Sulbar

Unand Kirim Dokter dan Perawat ke Mamuju dan Majene, Bantu Korban Gempa Sulbar

Regional
Takut Kena Covid-19, Warga Desa di Klaten Belum Mengungsi Meski Aktivitas Merapi Meningkat

Takut Kena Covid-19, Warga Desa di Klaten Belum Mengungsi Meski Aktivitas Merapi Meningkat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X