Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Kompas.com - 17/02/2020, 20:44 WIB
Warga Jember saat melakukan audiensi dengan Kalapas Kelas II A Jember KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIWarga Jember saat melakukan audiensi dengan Kalapas Kelas II A Jember

JEMBER, KOMPAS.com – Sejumlah masyarakat Jember, Jawa Timur, yang tergabung dalam Gerakan Revolusi Jember (GRJ) mendatangi Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II A Jember, Senin (17/2/2020).

Mereka menggelar audiensi bersama Kepala Lapas Yandi Suyandi.

Mereka meminta agar tersangka korupsi Pasar Manggisan, M Fariz Nurhidayat dilindungi.

Baca juga: Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Koordinator GRJ Kustiono Musri mengatakan, kedatangan mereka untuk mempertegas agar tersangka Fariz dilindungi.

Sebab, Fariz dinilai saksi kunci yang bersedia membuka dugaan korupsi di Jember.

“Jangan sampai ada pihak luar memakai tangan tahanan di dalam Lapas untuk mengintimidasi Fariz,” kata Musri kepada Kompas.com, usai berkunjung ke Lapas.

Baca juga: Bantuan Korban Banjir Jember Hanya Simbolis, Setelah Selesai Ditarik

Menurut dia, Fariz bisa mendapat perlakuan intimidasi, karena membuka kasus korupsi yang lebih banyak.

Tak hanya kasus korupsi proyek Pasar Manggisan, namun proyek lain seperti rehabilitasi kecamatan dan sekolah.

Kustiono mengatakan, tersangka Fariz sudah buka-bukaan pada Panitia Hak Angket DPRD Jember.

Fariz mengungkap siapa saja yang terlibat dalam dugaan korupsi proyek di Jember.

“Kami memberikan dukungan agar Fariz dilindungi, tidak diintervensi,” tutur dia.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Regional
Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Regional
Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Regional
Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Regional
Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Regional
Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X