Ini Motif Pria di Palembang Tusuk Calon Pengantin hingga Tewas

Kompas.com - 14/02/2020, 20:20 WIB
Reksa (23) pelaku penusukan Adi Saputra (20) saat menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang, JUmat (14/2/2020). Ia nekat membunuh Adi karena tak tahan sering diejek. KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAReksa (23) pelaku penusukan Adi Saputra (20) saat menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang, JUmat (14/2/2020). Ia nekat membunuh Adi karena tak tahan sering diejek.

KOMPAS.com - Adi Saputra (20), warga Kemas Rindo, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, tewas setelah ditusuk temannya sendiri bernama Reksa (23).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, pada Kamis (13/2/2020) petang sekitar pukul 17.30 WIB.

Adi diketahui akan melangsungkan pernikahan dua pekan lagi. Namun, pernikahan itu batal karena ia tewas ditusuk Reksa.

Baca juga: Diejek karena Tobat, Pria Ini Tusuk Calon Pengantin hingga Tewas

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono mengatakan, motif pembunuhan itu terjadi akibat korban yang sakit hati karena merasa selalu diejek.

"Motifnya pelaku ini sering diejek korban dengan panggilan ustaz. Sehingga ia menusuk korban," kata Nuryono.

Baca juga: Kasus Penusukan Ibu oleh Anak di Grogol, Keluarga Korban Dikenal Tertutup

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Regional
Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X