Respons RS Lira Medika soal Tumpukan Limbah Medis di Dekat Sawah Karawang

Kompas.com - 14/02/2020, 12:11 WIB
Tumpukan sampah diduga limbah medis di pinggir persawahan di Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Kamis (3/2/2020). KOMPAS.COM/FARIDATumpukan sampah diduga limbah medis di pinggir persawahan di Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Kamis (3/2/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Rumah Sakit Lira Medika menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang terkait tumpukan diduga limbah medis di tanah eks bengkok Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Saat ini sedang diselidiki oleh pihak berwenang. Kami menunggu hasil penyelidikannya," ujar Aditya, Humas RS Lira Medika melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (14/2/2020).

Baca juga: Limbah Medis Menumpuk di Dekat Sawah Karawang, Sebagian Berupa Tulang

Pihaknya, kata Aditya, tak tahu menahu mengenai sampah yang ditemukan di lokasi kejadian.

Untuk limbah medis, kata Aditia, pihaknya bekerjasama dengan PT WS untuk pengolahannya dan PT AP sebagai transpotter.

Sementara untuk limbah non medis, RS Lira Medika bekerjasama dengan Yayasan PK untuk mengangkut dari rumah sakit ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Dengan adanya kejadian ini kami akan mengevaluasi mutu dari pihak ketiga," tambahnya.

Baca juga: Sampah Jarum Suntik dan Limbah Medis Lain Ditemukan di Lingkungan Perumahan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang Wawan Setiawan dan Kasat Reskrim Polres Karawang belum memberikan jawaban perihal hasil penyelidikan dari tumpukan diduga limbah medis ini.

Sebelumnya, tumpukan sampah diduga limbah medis rumah sakit ditemukan di sekitar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.

Baca juga: Terungkapnya Pengiriman 300 Kg Ganja Kering di Antara Karung Limbah Medis

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Kamis (13/2/2020) sore, terdapat puluhan plastik hitam berisikan limbah medis.

Dari salah satu plastik terdapat kertas dengan tulisan RS Lira Medika.

Tampak juga potongan tulang, namun belum diketahui apakah itu milik hewan atau manusia.

Tumpukan limbah tersebut berada di tanah eks bengkok Palumbonsari, tak jauh dari TPS.

Di lokasi tersebut juga sudah terpasang garis polisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X