5 Kasus Digigit Ular Weling, Bocah 11 Tahun Tewas hingga Siswa Kelas 1 SD Lumpuh

Kompas.com - 14/02/2020, 08:08 WIB
Ular weling PIXABAYUlar weling
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Rabu (12/2/20200), Adila Oktavia balita berusia 4 tahun meninggal setelah dirawat lima hari karena digigit ular weling saat tidur di rumahnya.

Selain Adila, akhir Januri 2020 lalu Adi Ramdani bocah 11 tahun asal Bandung juga meninggal setelah digigit ular weling yang ditemukannya.

Secara spesifik, Indonesia belum memiliki anti bisa khusus racun yang dikeluarkan oleh ular weling atau Bungarus candidus.

Namun menurut Pakar Herpetofauna dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Nia Kurniawan, mengatakan korban gigitan ular weling juga bisa dikasih serum anti bisa ular (SABU).

Baca juga: Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Anti serum itu dibuat secara polivalen untuk ular kobra, ular welng, dan ular tanah.

Meskipun demikian, Nia mengatakan hasilnya tidak maksimal karena setiap ular memiliki karakteristik bisa sendiri.

Ia mengatakan jika bertemu ular weling sebaiknya menghindar karena ular weling dapat mengeluarkan racun neutroksi yang dapat meyerang saraf.

Efek gigitan ular weling berupa paralisis yakni kelumpuhan seperti capek, lemas, dan mengantuk hingga akhirnya meninggal.

Baca juga: Mengenal Ular Weling, Ular yang Tenang tapi Mematikan

Pria yang akrab dipanggil Wawan mengatakan jika tegigit ular weling harus dilakukan imobilisasi agar racun tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Cara melakukan imobilisasi bisa dilakukan dengan alat bantu layaknya orang yang sedang patah tulang. Hal itu dilakukan agar bagian yang tergigit tidak bergerak.

Menurutnya racun akan menyebar jika tubuh banyak bergerak karena racun ular menyebar melalui getah bening.

Berikut enam kasus bahaya ular weling di Tanah Air yang dirangkum Kompas.com:

1. Meninggal digigit ular weling saat nonton televisi

Desember 2009 lalu, Ansori (35) warga Dusun Sumberejo, Desa Jabung, Kecamatan Talun, Blitar meninggal setelah digigit ular weling saat nonton televisi di rumahnya.

Ular weling sempat sembunyi di bawah karpet. Lalu Ansori mengusir ular itu dengan sapu. Sayangnya, Ansori berdiri begitu dekat sehingga ular weling menggigit kaki kirinya,

Merasa terancam, Ansori berupaya menghabisi ular tersebut dengan cara memukulkan tangkai sapu ke tubuh ular hingga kepalanya hancur.

Tanpa disadari, tubuh korban mulai merasa sakit. Ia menghembuskan napas terakhirnya di samping ular yang juga sudah mati tersebut.

Anshori meninggal dunia sebelum sempat mendapat perawatan medis.

Baca juga: Hati-hati bila Melihat Ular Weling, Belum Ada Anti Bisanya jika Digigit

Sugiyanto (33) memangku Ananda Yue Riastanto (8)  di teras rumahnya di RT 27/14 Pedukuhan Dhisil, Desa Salamrejo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (9/9/2017). KOMPAS.com/Teuku Muh Guci S Sugiyanto (33) memangku Ananda Yue Riastanto (8) di teras rumahnya di RT 27/14 Pedukuhan Dhisil, Desa Salamrejo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (9/9/2017).
2. Siswa kelas 2 lumpuh setelah digigit ular

Ananda Yue Riastanto (8) bocah kelas 1 SD di Kulonprogo digigit ular weling pada 5 Januari 2017 sekitar pukul 03.00 WIB.

Ananda digigir ular weling di telunjuk kaki kirinya saat tidur. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Sardjito.

Sugiyanto sang ayah bercerita setelah digigit ular, anaknya mual dan tubuh Ananda menjadi kaku karena pengaruh bisa ular weling. Selama 32 hari, Ananda dirawat intensif di RSUP Sardjito.

Awal Mret 2017, Ananda diperbolehkan pulang namun kondisinya lumpuh. Selain itu penglihatan Ananda tidak berfungsi secara baik.

"Secara fisik sehat, tapi Ananda ini badannya masih lemas. Sudah bisa mendengar, tapi belum bisa melihat dan bicara. Kalau dikagetkan dia juga terkejut," kata Sugiyanto.

Baca juga: Digigit Ular, Sudah Setahun Bocah Peraih Ranking Satu Ini Lumpuh

3. Satpam tewas digigit ular weling

Suasana pos sekuriti yang salah satu petugas keamanannya tewas saat menangkap ular di Cluster Michelia, Tangerang, KOMPAS.com/Muhamad Isa Bustomi Suasana pos sekuriti yang salah satu petugas keamanannya tewas saat menangkap ular di Cluster Michelia, Tangerang,
Iskandar (45), sekuriti perumahan Cluster Michelia, Gading Serpong, Tangerang tewas setelah digigit ular weling pada Agustus 2019 lalu.

Sebelumnya ia menangkap ular weling di sebuah perumahan Cluster Michelia di Jalan Micelia, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Tangerang, Selasa (21/8/2019) sekitar pukul 19.00 WIB.

Iskandar menangkap ular dengan sapu dan digigit di telunjuk kiri saat akan memegang kepala ular.

Saat itu korban yang merasa gigitan tersebut tak berdampak panjang. ia hanya menghisap-hisap jarinya yang terus mengeluarkan darah.

Tiga puluh menit kemudian Isakandar lemas dan dibawa ke Rumah Sakit Bathsaida dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kota Tangerang.

Ia meningal pada Rabu pagi sekitar pukul 04.30 WIB sebelum sempat ditangani tim medis Rumah Sakit Umum Kota Tangerang.

Baca juga: Kronologi Satpam di Serpong Tewas Setelah Digigit Ular Weling

Ular welingPIXABAY Ular weling
4. Bocah 11 tahun digigit ular yang ditangkap dekat rumah

Adi Ramdani (11), seorang bocah yang tinggal di RT 04 RW 09, Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung ditemukan tewas di rumahnya pada Rabu (22/1/2020).

Ia tewas karena digigit ular weling yang ditangkapnya di dekat rumahnya.

Plt Camat Ujung Berung Didin Dikayuana menjelaskan ular yang ditangkap Adi sempat ingin diperlihatkan kepada teman-teman di sekolahnya.

Namun tetangga Adi melarangnya karena tahu ular weling tersebut berbisa.

"Korban bersikukuh bahwa ular tersebut sudah dibuang bisanya dan rencananya korban akan menjual ular tersebut," jelas Didin.

Baca juga: Iseng Pamer Ular Weling Tangkapan, Bocah Ini Tewas Digigit

Pada saat memperlihatkan ke teman-temannya, Adi tidak sengaja digigit ular weling tersebut.

"Korban langsung pulang dan menyimpan lagi ular tersebut di akuarium rumahnya," ucapnya.

Sesampainya di rumah, Adi hanya sendirian karena ayahnya bekerja dan ibunya menghadiri rapat.

"Ketika ibunya pulang sudah lihat anaknya menggaruk-garuk lantai dengan mulut berbusa," kata Didin.

"Korban sempat dibawa ke RSUD Ujungberung tapi nyawanya tidak tertolong," katanya.

Baca juga: Bocah 11 Tahun yang Tewas Digigit Ular Weling Tangkapannya Ditemukan Ibunya dengan Mulut Berbusa

5. Balita 4 tahun koma dan meninggal

llustrasi ularPIXABAY llustrasi ular
Adila Oktavia balita empat tahun koma selama lima hari setelah digigit ular weling saat tidur di rumahnya di Desa Pamengkang Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Kosasih Kepala Desa Pamengkang bercerita setelah digigit ular welin Jumat malam, Adila segera dibawa ke rumah sakit pada Sabtu dini.

Sang ibu mengetahui anaknya digigit ular weling saat Adila terbangun dan menangis. Saar diperiksa, orangtuanya menemukan ular welin di betis anaknya.

Adila kesakitan dan muntah berulang kali.

Kondisi kesehatan Adila dinyatakan sudah kritis. Sabtu pukul 06.00 WIB, tim RSD Gunung Jati menyatakan kondisi Adila koma.

Adila  meninggal dunia pada Rabu (12/2/2020) malam sekitar pukul 20.30 WIB

SUMBER: KOMPAS.com. (Penulis: Andi Hartik, Teuku Muhammad Guci Syaifudin, Muhammad Isa Bustomi. Putra Prima Perdana, Muhamad Syahri Romdhon | Editor: Aprillia Ika, Sandro Gatra, Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X