Viral, Tikus Besar Terjebak di Freezer Makanan Superstore di Lampung

Kompas.com - 13/02/2020, 05:56 WIB
Tikus berukuran besar yang ditangkap Satgas Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung dari freezer makanan beku di salah satu supermarket di Bandar Lampung, Rabu (12/2/2020). Dok. ISTIMEWATikus berukuran besar yang ditangkap Satgas Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung dari freezer makanan beku di salah satu supermarket di Bandar Lampung, Rabu (12/2/2020).

LAMPUNG, KOMPAS.com – Sebuah video mendadak viral menampilkan seekor tikus berukuran besar yang terjebak di dalam freezer makanan beku di salah satu supermarket di Bandar Lampung.

Video itu memerlihatkan, hewan pengerat itu lari dari bawah freezer kemudian melompat ke dalam dan hilir mudik diantara makanan beku.

Salah satu akun yang mengunggah video tikus tersebut yakni Instagram Seputar Lampung @seputar_lampung. Hingga berita ini diturunkan, video tersebut sudah ditonton 34.651 kali. 

Baca juga: Psikolog: Sikap Ayah Siswi SMP yang Tewas di Gorong-gorong Bohongi Guru, Tak Rasional.....

Kepala toko supermarket, Hardoyo Atmojo membenarkan ada seekor tikus masuk ke dalam freezer.

Namun, pihak karyawan maupun manajemen tidak mengetahui darimana tikus itu masuk ke dalam toko.

“Sekitar lokasi ini kan ada selokan dan saluran air lainnya. Nanti kita coba untuk menggali lagi lebih dalam informasinya,” kata Hardoyo kepada para pewarta, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: 7 Orang Meninggal Dunia akibat Penyakit Kencing Tikus di Gresik

Selama ini, kata Hardoyo, penanganan masalah hama diserahkan ke pihak ketiga.

Terkait peristiwa ini pihaknya akan mengevaluasi agar tidak terulang.

Hardoyo menambahkan, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung mengenai pengendalian hama.

“Semua cabang akan kami cek ulang,” kata Hardoyo.

Baca juga: Di Karanganyar, 7 Orang Kena Leptospirosis, 5 di Antaranya Meninggal

Manajemen supermarket harus bertanggungjawab

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Seekor tikus berukuran sekitar 20 cm ditemukan 'terjebak' dalam etalase roti di Chandra Superstore Tanjungkarang. Video dengan pemandangan tak biasa itu pun dengan cepat menyebar di media sosial. : Terkait hal itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung Kadek Sumarta mengaku akan meminta pertanggungjawaban pihak pusat perbelanjaan tersebut. : "Ini menyangkut makanan serta kesehatan masyarakat. Jadi tidak bisa (dianggap) main-main," ujarnya. : Di lain pihak, Kepala Toko Chandra Tanjungkarang Hardoyo Atmodjo menjelaskan, pihaknya telah bekerjasama dengan PT Agricon Putra Citra Prima mengenai penanggulangan hama. : #tikus #etalase #etalasekaca #chandra #chandrasuperstore #tanjungkarang #seputarlampung #lampung #bandarlampung #lampungselatan #pesawaran #pringsewu #tanggamus #lampungbarat #pesisirbarat #lampungtengah #metro #lampungtimur #lampungutara #waykanan #tulangbawang #tulangbawangbarat #mesuji

A post shared by Seputar Lampung (@seputar_lampung) on Feb 12, 2020 at 4:46am PST

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung, Kadek Sumarta mengatakan, manajemen supermarket harus bertanggung jawab atas peristiwa ini.

Karena supermarket yang menjual bahan makan seharusnya bebas hama.

Baca juga: Jari Kaki Wanita Digigit Tikus di Bioskop, Summarecon Mall Serpong Buat Program Berantas Hama

“Ini menyangkut kesehatan masyarakat,” kata Kadek.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pengunjung toko, tikus itu telah ditangkap oleh salah satu petugas Satgas Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung.

Baca juga: Kisah Sukiyah, 27 Tahun Berdiam di Rumah, Rambut 2 Meter Jadi Sarang Tikus

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Regional
Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X