Kompas.com - 11/02/2020, 22:21 WIB
Ilustrasi penangkapan dua pelaku pembunuhan KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANIlustrasi penangkapan dua pelaku pembunuhan

CIANJUR, KOMPAS.com – Dua orang mucikari yang sedang menjajakan sejumlah wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) dibekuk tim Unit PPA Satreskrim Polres Cianjur, Selasa (11/2/2020) dini hari WIB.

Selain menggelandang HP (32) dan DD (25), petugas juga turut mengamankan empat orang perempuan yang dijadikan PSK.

“Wilayah operasi jaringan ini di sekitar kawasan Vila Kota Bunga, Cipanas, Cianjur. Sasarannya turis mancanegara yang mengunjungi tempat tersebut,” kata Wakapolres Cianjur Kompol Jaka Mulyana di kantornya, Selasa (11/2/2020) petang.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Pemalsu KTP Para PSK di Bawah Umur di Kelapa Gading

Jaka menyebutkan, kasus tersebut terbongkar saat petugas berpatroli di kawasan puncak.

“Saat itu petugas sedang melakukan patroli cipta kondisi dan melihat ada sebuah mobil yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan di dalamnya ada empat orang perempuan yang diduga sebagai PSK,” ujar dia.

Selanjutnya, petugas membawa keempat perempuan tersebut berikut dua orang laki-laki yang berperan sebagai mucikari ke kantor polisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata mereka para pemain lama dalam kasus serupa,” ucapnya.

Baca juga: Andre Rosiade Dilaporkan ke MKD atas Dugaan Penjebakan PSK di Padang

Dia menjelaskan, para tersangka menjalankan modus operandinya dengan cara berkeliling mendatangi vila-vila menggunakan mobil untuk menawarkan jasa layanan seksual.

“Untuk sekali kencan, para tersangka membanderol PSK dikisaran harga Rp600.000 hingga Rp1,5 juta,” kata Jaka.

Sebelumnya diberitakan, Polres Cianjur kembali mengungkap jaringan prostitusi di kawasan Puncak, Cianjur.

Dua orang yang berperan sebagai mucikari dijadikan tersangka, yakni HP (32) dan DD (25). Keduanya warga Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Cianjur.

Bersama mereka, turut diamankan empat orang perempuan penjaja seks komersial (PSK) berikut sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit kendaraan roda empat, enam buah ponsel, dan sejumlah uang.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 2 Ayat 1 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan ancaman hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.