Kongres V PAN Ricuh, Seorang Peserta Kena Serangan Jantung

Kompas.com - 11/02/2020, 19:55 WIB
Sejumlah peserta kongres terlibat adu mulut dengan peserta lainnya, sehingga aksi saling dorong tak terhindarkan. Bahkan, peserta kongres melempar-lemparkan kursi di dalam ruangan rapat. KOMPAS.com/Haryanti Puspa SariSejumlah peserta kongres terlibat adu mulut dengan peserta lainnya, sehingga aksi saling dorong tak terhindarkan. Bahkan, peserta kongres melempar-lemparkan kursi di dalam ruangan rapat.

KENDARI, KOMPAS.com - Kericuhan mewarnai Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020).

Empat orang mengalami luka-luka dan satu orang terkena serangan jantung.

Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol La Ode Aries Alfatar mengatakan, peserta kongres yang terkena serangan jantung hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.

"Yang kena serangan jantung mungkin syok waktu ribut di dalam. Langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis," kata Aries kepada sejumlah wartawan di lokasi kongres, Selasa.

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Orang yang Buat Onar di Kongres V PAN

Empat orang lainnya juga masih mendapat perawatan. Ada yang terluka di kepala dan lengan.

Kericuhan ini dimulai saat tim pendukung Mulfachri masuk ke dalam arena sidang, memprotes panitia kongres.

Panitia sudah menetapkan bahwa selama masa skorsing, semua peserta berada di luar.

Namun, masih masih banyak pendukung Zulkifli Hasan (Zulhas) di dalam ruangan.

Para pendukung caketum PAN Mulfachri langsung menerobos pintu pengamanan, sampai ke dalam ruangan sidang, hingga bentrok tidak terhindarkan.

Sejumlah kursi dilempar.

Mulfachri mengatakan, ia telah memprediksi sejak awal akan terjadi keributan.

"Kenapa, karena registrasi kepesertaan itu buruk sekali karena banyak tanda peserta yang beredar kepada mereka yang tidak berhak. Ini yang kita persoalkan dari waktu ke waktu, minta SC segera tertibkan dari seminggu yang lalu, masuk kongres tanpa kartu peserta juga," ungkap Mulfachri.

Baca juga: Zulkifli Hasan Terpilih Jadi Ketua Umum PAN Periode 2020-2025

Ia mengatakan, setelah rapat diskorsing, seluruh peserta diminta untuk keluar dari ruangan, dan melakukan verifikasi data ulang. Namun, tim Zulhas memilih tetap bertahan.

Bentrokan pun tak terhindarkan.

Selasa malam, pemilihan ketua umum PAN berakhir.

Zulhas kembali menjadi Ketua Umum PAN 2020-2025.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X