Mahasiswi Pengguna Narkoba Ditangkap Polisi karena Mencuri Motor

Kompas.com - 04/02/2020, 12:53 WIB
Pelaku RU saat jumpa pers di Polda KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDPelaku RU saat jumpa pers di Polda

MATARAM, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi Mataram, Nusa Tenggara Barat, berinisial RU (27), ditangkap polisi karena nekat mencuri sepeda motor milik warga.

RU yang saat ini duduk di semester tiga, nekat mencuri sepeda motor milik I Wayan Darta (66) yang saat itu terparkir di halaman rumah Kelurahan Cakranegara Selatan.

Pada saat kejadian kondisi lokasi sepi.

Baca juga: Polisi Tangkap Komplotan yang Peras Korbannya dengan Menuduh Curi Motor, Satu Orang Buron

"Pelaku melihat sepeda motor milik korban parkir di halaman rumah dengan kunci masih menggantung di motor, kemudian pelaku melihat keadaan di sekitar dan terpantau sepi selanjutnya pelaku membawanya kabur," ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto dalam jumpa pers, Selasa (4/2/2020).

Kombes Artanto menyebutkan, hingga kini, masih belum mengetahui motif dari tersangka melakukan pencucian, dan polisi masih dalam penyelidikan.

"Untuk motifnya kami masih menyelidiki, yang mungkin bisa kami sebut ya untuk kebutuhan pribadinya," terang Artanto.

Baca juga: Ingin Lunasi Utang Resepsi Pernikahan, Pria Ini Nekat Curi Motor di UGM

Selain pencuri motor, lanjut Artanto, pelaku RU juga merupakan seorang pemakai narkoba.

"Iya benar, tersangka juga merupakan pengguna narkoba," ungkap Artanto, membenarkan pertanyaan awak media.

Akibat perbuatannya, RU disangkakan dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Satu Jemaah Tabligh Asal Lampung Positif Covid-19 di Bengkulu

Regional
Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Seorang Pria di Kupang Cabuli Calon Anak Tirinya, Kepergok Ibu Korban

Regional
Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Upaya Pemkot Balikpapan Cegah Corona, Penutupan Ruas Jalan hingga Penerapan Jam Malam

Regional
Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Rumah Zakat Kirim Paket Makanan ke Warga Terdampak Corona, Dibeli dari Warung Kecil dan Diantar Ojek Online

Regional
Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Fakta Karantina Wilayah Surabaya, Akses Khusus Pelat L, Orang yang Masuk Disterilkan

Regional
Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Khawatir Terjangkit Corona, Puluhan Warga Manggarai Timur Memilih Tinggal di Kebun

Regional
UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

UPDATE: 1 PDP Corona di Batam Meninggal, Pasien Punya Riwayat Pergi ke Malaysia

Regional
40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X