Kompas.com - 04/02/2020, 11:32 WIB

 

AMBON, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Insun Sangadji berencana akan menemui Gubernur Maluku, Murad Ismail untuk membahas nasib guru kontrak yang ada di daerah itu.

Rencana tersebut dilakukan menanggapi kebijakan penghapusan guru honorer yang telah disetujui Kementrian Pendayaangunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Komisi II DPR RI.

Baca juga: Cerita Guru Honorer 4 Tahun Mengabdi dan Rela Bergaji Rp 200.000 Per Bulan

Saat ini, masih ada sebanyak 1.004 guru kontrak yang tersebar di Maluku.

"Masih ada 1.004 yang jadi guru kontrak, jadi 1.004 orang itu sudah harus dipikirkan nasibnya bagaimana," ungkap Insun, kepada wartawan di Ambon, Senin (3/2/2020). 

Masalah guru honorer di Maluku, lanjut dia, perlu dibicarakan dengan gubernur Maluku dan sekda untuk dicari solusinya, sebab jumlah guru honorer di Maluku masih sangat banyak.

"Mereka itu sangat banyak ya, itu butuh pemikiran juga, saya mungkin perlu bicara dengan Pak Sekda dengan Pak Gubernur bagaimana ke depan. Tidak mungkin saya langsung stop mereka, terlalu banyak. Ini nasib orang ini perlu diperhatikan. Tidak mungkin kita langsung membuang mereka apalagi sudah lama (mengabdi)," sambung dia.

Pihaknya juga akan segera membuat pemetaan penyebaran tenaga guru di Maluku sehingga bisa diketahui apakah guri honorer masih dibutuhkan atau tidak.

Baca juga: Dulu Tinggal di Toilet Sekolah, Guru Honorer di Pandeglang Kembali ke Rumah dan Buka Usaha

Dia pun berharap 1.004 guru kontrak yang ada di Maluku dapat diangkat menjadi PNS, dengan begitu mereka akan tetap menjalankan tugasnya di sekolah seperti biasa.

"Jadi nanti kita lihat, saya mau bikin pemetaan guru, ada di tempat-tempat tertentu guru itu menumpuk, jadi kita lihat setelah saya melakukan pemetaan guru, apakah masih butuh atau tidak. Tapi, kita harus ingat setiap tahun ada yang pensiun, kalau setiap tahun ada yang pensiun, saya berharap ada pengangkatan gurulah. Saya bukan penentu segalanya," harap dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.