Khawatir Virus Corona, Siswa SMP Nurul Jannah Natuna Gelar Doa Bersama

Kompas.com - 03/02/2020, 09:32 WIB
Seluruh murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nurul Jannah yang merupakan sekolah berbasis Pesantren yang ada di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) menggelar doa bersama. Hal ini dilakukan guna memanjatkan doa agar vorus corona tidak mewabah di pulau terdepan Indonesia ini. DOK RAMAYULIS PILIANGSeluruh murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nurul Jannah yang merupakan sekolah berbasis Pesantren yang ada di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) menggelar doa bersama. Hal ini dilakukan guna memanjatkan doa agar vorus corona tidak mewabah di pulau terdepan Indonesia ini.

NATUNA, KOMPAS.com - Seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nurul Jannah di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau ( Kepri), menggelar doa bersama agar terhindar dari virus corona.

Ramayulis Piliang, salah satu wali murid SMP Nurul Jannah mengatakan, doa bersama dilakukan untuk menimalisir kekhawatiran masyarakat Natuna terkait virus mematikan tersebut.

Sebab, saat ini Kabupaten Natuna dijadikan sebagai lokasi karantina 238 WNI dari Wuhan, China.

"Apa pun ceritanya, kami masyarakat Natuna tetap khawatir dengan virus ini," kata Ramayulis, Senin (3/2/2020).

Baca juga: Warga Natuna Desak WNI dari Wuhan Dikarantina di Kapal, Ditempatkan di Lepas Pantai

Meski pemerintah telah mengatakan WNI yang datang dari Wuhan dinyatakan sehat, namun kebanyakan warga Natuna masih khawatir terjangkit virus corona.

Terlebih, tidak adanya sosialisasi yang dilakukan pemerintah setempat terkait virus corona.

"Tidak salah dipemikiran kami, saudara-saudara kami yang di karantina akan menimbulkan masalah. Karena kami memang tidak mengerti dan sama sekali tidak diberikan penjelasan yang real dari pemerintah," ucapnya.

Baca juga: Warga Natuna Tolak WNI dari Wuhan, Menkominfo Minta Pemda dan Tokoh Politik Tenangkan Suasana

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Natuna langsung meliburkan anak sekolah, mulai dari sekolah dasar hingga tingkat sekolah menengah atas yang ada di sekitaran Pulau Bunguran.

Sekda Kabupaten Natuna Wan Siswandi mengatakan dikeluarkannya surat edaran ini agar anak-anak yang sangat rentan dengar penyebaran virus ini bisa diminimalisir.

"Setidaknya dengan libur sekolah, anak-anak bisa tetap berada dirumah untuk mebghindari bahaya dari virus corona tersebut," kata Wan Siswandi.

Libur sekolah tersebut dimulai dari tanggal 3 Februari hingga 17 Februari 2020 mendatang.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X