Ganjar Pranowo: 4 Mahasiswa Jateng yang Kuliah di China Dinyatakan Sehat

Kompas.com - 01/02/2020, 19:44 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - RSUD Margono di Banyumas telah mempersiapkan penanganan dan pemeriksaan intensif gratis bagi empat mahasiswa asal Jawa Tengah, yang telah kembali dari China.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, empat mahasiswa yang kuliah di Henan dan Chongqing University Tiongkok itu telah mendarat di Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu (01/02/2020).

"Dari pengecekan sementara di Soekarno Hatta, alhamdulillah keempatnya dinyatakan sehat," kata Ganjar dalam keterangan resminya kepada wartawan, Sabtu (01/01/2020).

Baca juga: Ganjar Terima Laporan Ada Tiga Orang yang Diduga Terjangkit Corona di Jawa Tengah

Dia menambahkan, saat ini mahasiswa tersebut sedang dalam perjalanan menuju Banyumas.

"Perkiraan mereka tiba di Banyumas pukul 22.00 WIB," ujarnya.

Meski sudah dinyatakan sehat, pihaknya kembali akan melakukan kembali memeriksa kesehatan.

Pasalnya, virus corona dapat menular bahkan dalam periode inkubasinya, yang berlangsung hingga 14 hari.

"Persiapan sudah semuanya, tinggal nunggu kedatangan saja. Nanti setelah datang, bisa langsung dilakukan penanganan dan pemeriksaan intensif. Untuk biaya pengobatan gratis," jelas Ganjar.

Baca juga: Tahun Depan, Ganjar Targetkan Semua Daerah di Jateng Miliki Mal Pelayanan Publik

Dia mengaku, semua rumah sakit di Jawa Tengah telah menyediakan pelayanan medis bagi masyarakat guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

"Seluruh rumah sakit di Jateng siap. Tiap hari saya minta mereka mengirimkan laporan harian. Jadi, jika ada masyarakat yang memili rumah sakit yang paling dekat dengan rumah mereka, insyaalah semuanya siap," tegasnya.

Dia menambahkan, terdapat 15 mahasiswa asal Jawa Tengah sedang menempuh pendidikan di China. 

Namun, tidak semua dari mereka bisa membiayai perjalanan pulang ke Tanah Air.

Padahal, kata Ganjar, KBRI Beijing pada tanggal 29 Januari kemarin telah menerbitkan surat imbauan bagi seluruh mahasiswa Indonesia yang berada di China untuk pulang ke Tanah Air karena perkembangan virus Corona yang makin menyebar.

"Yang sisanya akan kita bantu, karena beberapa yang lain tidak punya uang untuk pulang," ujarnya.

Ganjar menggandeng Perhimpunan Pelajar Indonesia untuk memantau perkembangan mahasiswa asal Jateng di Tiongkok. 

Berkat bantuan PPI, dirinya bisa berkomunikasi langsung dengan mereka.

"Kemarin PPI Dunia membantu saya sehingga sekarang saya punya nomor handphonenya satu-satu. 15 mahasiswa sudah terdata dan kita sudah komunikasi langsung," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Jateng Disebut Biang Kerok Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Ganjar: Saya Protes

Regional
Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat Tertutup Longsor, Jalan Nasional di Banjarnegara Bisa Dilalui Kendaraan

Regional
Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Kasus Pernikahan Anak Tinggi Akibat Pandemi Covid-19

Regional
Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Ibunda Mahfud MD Trauma Rumah Didemo, Diungsikan ke Tempat Aman

Regional
2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

2 Rumah Singgah Penuh, Pemkab Semarang Minta Bantuan Pemprov Jateng

Regional
Dampak Fenomena Madden Julian Oscillation, Yogya Banyak Hujan

Dampak Fenomena Madden Julian Oscillation, Yogya Banyak Hujan

Regional
Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Ratusan Orang, Isunya Terkait Pemanggilan Rizieq Shihab

Fakta Rumah Mahfud MD Didemo Ratusan Orang, Isunya Terkait Pemanggilan Rizieq Shihab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X