Hujan Deras Sebabkan Banjir Lumpur di Kecamatan Ijen, Bondowoso

Kompas.com - 29/01/2020, 16:32 WIB
Kondisi banjir lumpur di Dusun Pesanggrahan Desa Sempol Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso KOMPAS.com/Dokumentasi BPBD JemberKondisi banjir lumpur di Dusun Pesanggrahan Desa Sempol Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso

BONDOWOSO, KOMPAS.com – Hujan deras yang mengguyur Desa Sempol, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, menyebabkan Dusun Pesanggrahan mengalami banjir lumpur, Rabu (29/1/2020).

Berdasarkan video yang diterima Kompas.com dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso Kukuh Triyatmoko, terlihat banjir lumpur mengalir di ruas jalan di Kecamatan Ijen.

Dalam video yang direkam oleh warga tersebut, terdengar suara kepanikan dari warga yang mengalami dampak banjir lumpur.

“Ya Allah, ya Allah semoga rumahku selamat. Ya Allah,” ujar seorang perempuan dalam video tersebut.


Baca juga: Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Kukuh membenarkan informasi mengenai peristiwa banjir lumpur tersebut.

Saat ini, pihaknya masih menuju lokasi banjir untuk melihat langsung kejadian di Dusun Pesanggrahan.

“Di daerah hulu kemarin kan kebakaran, lalu hujan deras. Saya tidak tahu sampai berapa intensitasnya,” kata Kukuh saat dihubungi.

Menurut Kukuh, pada Desember 2019 lalu, juga sempat terjadi banjir lumpur di lokasi tersebut.

Padahal, menurut Kukuh, sudah dibangun saluran air untuk penanggulangan banjir.

“Untuk banjir Desember lalu, sudah tertampung, masuk di saluran itu,” tutur Kukuh.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X