Mantan Ketua KPU Mojokerto dan Mantan Pejabat PUPR Diperiksa KPK

Kompas.com - 24/01/2020, 19:39 WIB
Mantan Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Ayuhannafiq, saat mendatangi Mapolres Mojokerto Kota, Jawa Timur, untuk menjalani pemeriksaan bersama penyidik KPK, Jumat (24/1/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍMantan Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Ayuhannafiq, saat mendatangi Mapolres Mojokerto Kota, Jawa Timur, untuk menjalani pemeriksaan bersama penyidik KPK, Jumat (24/1/2020).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Serangkaian kegiatan pemeriksaan dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Mojokerto Kota, Jawa Timur, Jumat (24/1/2020).

Pemeriksaan tersebut diduga terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat mantan Bupati Mojokerto, Musthofa Kamal Pasha (MKP).

MKP merupakan terpidana dalam kasus suap terkait pembangunan menara telekomunikasi di Mojokerto dan divonis hukuman 7 tahun penjara.

Selain menyandang status terpidana dalam kasus suap, MKP juga ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus suap proyek jalan dan TPPU.

Baca juga: Ikut Penjaringan Bakal Calon Bupati, 2 ASN Pemkab Mojokerto Dipanggil Bawaslu

Hari ini, sejumlah pejabat dan mantan pejabat, serta kerabat MKP, tampak mendatangi Mapolres Mojokerto Kota dan mendatangi ruang Aula Wiratama.

Di antara mantan pejabat yang datang ke Mapolres Mojokerto Kota dan menemui penyidik KPK, yakni mantan Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Ayuhannafiq.

Usai menjalani pemeriksaan, Ayuhannafiq mengungkap materi pemeriksaan yang diajukan oleh penyidik kepada dirinya.   

"Soal sumber keuangan yang dipunyai MKP," ujar dia, saat diwawancarai wartawan usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Mojokerto Kota.

Sepanjang pemeriksaan, kata mantan Ketua KPU Kabupaten Mojokerto 2 periode itu, dirinya diminta memastikan tahu atau tidaknya terkait sumber keuangan yang dimiliki MKP.

"Saya kan tidak tahu. Seharian ini cuma diminta menandatangani surat pernyataan, apakah tahu sumber keuangan (MKP)," ujar Ayuhannafiq.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pilu Karyawati SPBU, Ditampar Pengendara Tak Tertib hingga Siram Uang dengan Bensin

Cerita Pilu Karyawati SPBU, Ditampar Pengendara Tak Tertib hingga Siram Uang dengan Bensin

Regional
Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Cianjur Sembuh, Angka Kematian PDP Tinggi

Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Cianjur Sembuh, Angka Kematian PDP Tinggi

Regional
Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Regional
Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Regional
Hitam dan Merah Kota Surabaya

Hitam dan Merah Kota Surabaya

Regional
PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Regional
Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X