KILAS DAERAH

Tangani "Recovery" Korban Banjir dan Longsor di Sukajaya, Dompet Dhuafa Siap Kolaborasi dengan Lembaga Lain

Kompas.com - 21/01/2020, 11:42 WIB
Kolaborasi dengan sejumlah pegiat sosial kemanusiaan,  Dompet Dhuafa gulirkan bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Bogor dan Lebak. DOK. Humas Dompet DhuafaKolaborasi dengan sejumlah pegiat sosial kemanusiaan, Dompet Dhuafa gulirkan bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Bogor dan Lebak.

KOMPAS.comDompet Dhuafa mengaku siap berkolaborasi dengan lembaga lain untuk penangananan masa recovery korban bencana dan longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/1/2020).

“Insyaallah ke depannya kami siap berkolaborasi untuk penanganan masa recovery," ungkapnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (21/1/2019).

Chief Compliance Officer Dompet Dhuafa Guntur Subagja mengungkapkan, sejak pascabencana di awal tahun lalu, Dompet Dhuafa sudah membuka Pos Hangat untuk penyintas selama masa darurat 14 hari.

Kecamatan Sukajaya merupakan salah satu wilayah terdampak cukup parah dari bencana banjir dan longsor di kawasan perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Lebak.

Walaupun sebagian masyarakat sudah ada yang kembali ke rumahnya masing-masing. Namun tidak sedikit yang masih memutuskan tinggal di pos pengungsian.

Baca juga: Ini Cara Dompet Dhuafa Volunteer Peringati Hari Lingkungan Hidup 2020

“Sebab, masih banyak juga penyintas yang merasa trauma dan membutuhkan uluran tangan dari kita semua,” tambah Guntur.

Tak hanya di Bogor, Dompet Dhuafa juga menyiapkan pos penampungan korban bencana di wilayah Kecamatan Cipanas.

Dompet Dhuafa pun memberikan layanan perahu karet untuk penyeberangan warga di Kecamatan Sajira ketika jembatan utama yang menghubungkan tiga kecamatan di daerah tersebut terputus diterjang banjir bandang Lebak, beberapa waktu lalu.

Salurkan bantuan dengan lembaga lain

Selain Dompet Dhuafa, lembaga lainnya yang turut menyalurkan bantuan di Sukajaya Bogor, di antaranya Arus Baru Indonesia (ARBI), Lembaa Pengawasan Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), dan Komunitas Pecinta Burung BIC.

Baca juga: Ini 5 Faktor yang Sebabkan Longsor di Sukajaya Bogor Menurut PVMBG

"Kami datang ke sini untuk memberikan bantuan dan mendata kebutuhan-kebutuhan bagi para korban bencana," ungkap Ketua Umum ARBI, Lukmanul Hakim.

Adapun, bahan pokok tersebut berupa kebutuhan hidup sehari-hari yang terdiri dari air mineral, beras, minyak goreng, makanan siap saji dan hygiene kit (paket kebersihan untuk hidup sehat).

"Kami berharap kami berkontribusi tidak hanya dalam penanganan saat bencana. Tetapi juga ingin terlibat dalam penanganan pascabencana untuk recovery dan trauma healing," papar Lukman.

Lukman didampingi pengurus ARBI Arjuna Basuki menyerahkan bantuan bahan pokok sebanyak tujuh truk dan diterima oleh Hidayat, selaku Camat Sukajaya, Bogor, dan Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bogor, Syam.

Baca juga: Kerusakan Ekosistem Picu Banjir dan Longsor Besar di Kabupaten Bogor

"Alhamdulillah untuk bantuan logistik saat ini cukup banyak. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di pengungsian dan juga korban lainnya," tutur Syam, selaku anggota BNPB.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Foto Tenaga Medis Dilumuri Kotoran Saat Jemput Pasien Covid-19 di Surabaya

Viral, Foto Tenaga Medis Dilumuri Kotoran Saat Jemput Pasien Covid-19 di Surabaya

Regional
BPOM dan Bio Farma Akan Audit Vaksin Covid-19 ke Sinovac China

BPOM dan Bio Farma Akan Audit Vaksin Covid-19 ke Sinovac China

Regional
Mengunci Teman Kencan di Kamar dan Curi Motornya, HL: Saya Minta Uang, Dia Tidak Kasih

Mengunci Teman Kencan di Kamar dan Curi Motornya, HL: Saya Minta Uang, Dia Tidak Kasih

Regional
Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sudah 1.089 Relawan Disuntik

Regional
Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Kisah Pengubur Jenazah Covid-19, Menangis Lihat Keluarga yang Pasien Dikuburkan

Regional
16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

16 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Sembuh dari Covid-19, Dipulangkan Hari Ini

Regional
Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Polisi Tangkap Oknum ASN yang Cabuli Anak di Buton

Regional
Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Sejarawan UGM Tanggapi Kontroversi Penyiksaan Para Jenderal di Film G30S/PKI

Regional
Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Tiga Bocah Temukan Janin Bayi di Sungai Cidurian Bandung, Diduga Hasil Aborsi

Regional
Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Regional
Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Regional
Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Regional
Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Regional
Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X