Kebakaran Supermarket di Bali, Kerugian Capai Rp 50 Miliar

Kompas.com - 16/01/2020, 15:11 WIB
Kebakaran Supermarket Bintang, di Seminyak, Badung, Bali, Kamis (16/1/2020). IstimewaKebakaran Supermarket Bintang, di Seminyak, Badung, Bali, Kamis (16/1/2020).

BADUNG, KOMPAS.com - Kebakaran hebat terjadi di Supermarket Bintang, di Jalan Raya Seminyak,  Badung, Bali, Kamis (16/1/2020).

Kebakaran tersebut juga menjalar ke beberapa toko di sekitar Supermarket Bintang.

Agus Sanjaya, Manajer Operasional Supermarket Bintang memperkirakan kerugian akibat kebakaran ini sekitar Rp 50 miliar.

Baca juga: BMKG: Terdapat 4 Titik Panas di Aceh, Waspada Kebakaran Lahan

Menurutnya, toko atau areal jualan yang terbakar hampir 100 persen. Artinya, seluruh barang jualan ludes terbakar.

Adapun luas area penjualan supermarket tersebut sekitar 2.000 meter persegi.

Ditanya terkait bagaimana nasib 160 karyawan Supermarket Bintang, Sanjaya pastikan tak akan merumahkan mereka.

Sementara, mereka akan dipekerjakan di cabang Supermarket Bintang yang lain.

"Yang jelas tak ada PHK. Ini kami akan bangun lagi dan target kami 6 sampai 7 bulan bisa beroperasi lagi. Ada 160 orang karyawan di Bintang," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat terjadi di Supermarket Bintang di Jalan Raya Seminyak, Badung, Bali, Kamis (16/1/2020).

Kebakaran tersebut juga menjalar ke beberapa toko di sekitar Supermarket Bintang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Regional
Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Regional
Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X