Begini Rencana Pembunuhan Hakim PN Medan yang Diotaki Istrinya

Kompas.com - 16/01/2020, 12:38 WIB
Suasana rekonstruksi di dalam rumah korban di Jalan Aswad, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kamis (16/1/2020). Tampak Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memberikan keterangan kepada wartawan. KOMPAS.COM/DEWANTOROSuasana rekonstruksi di dalam rumah korban di Jalan Aswad, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kamis (16/1/2020). Tampak Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memberikan keterangan kepada wartawan.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 54 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan terhadap hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaludin (55), diperagakan di dalam rumah korban di sebuah rumah putih berlantai 3 di Jalan Aswad, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor pada Kamis (16/1/2020).

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, didampingi pihak Kejaksaan Negeri dan Polrestabes, rekonstruksi ini untuk melengkapi seluruh kelengkapan berkas perkara kepada jaksa penuntut umum.

"Kemarin sudah dilakukan (tahap) perencanaan dan hari ini laksanakan rekonstruksi untuk persiapan eksekusi dan pembuangan," katanya.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Hakim PN Medan Kembali Digelar, Warga Soraki Para Tersangka


Dijelaskannya, rekonstruksi ini untuk membantu jaksa dalam menyusun dakwaan atau tuntutan, mulai dari perencanaan sampai eksekusi sehingga unsur yang dituduhkan penyidik adalah Pasal 340 pembunuhan berencana.

Mulai dari 24 November 2019, kata dia, ketiga tersangka ini melakukan rapat terakhir untuk pengecekan kesiapan, dan salah satu tersangka mengecek istri korban, apakah memang harus dibunuh.

Mereka pun sepakat bahwa korban akan dibunuh.

Lalu tanggal 25 November 2019, istri korban memberikan uang untuk membeli perlengkapan yang digunakan oleh para pelaku dalam eksekusi, di antaranya sarung tangan, jaket, dan ponsel dua unit.

"Ini yang saya sampaikan bahwa mereka menggunakan handphone yang hanya digunakan untuk eksekusi," jelasnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, dalam rekonstruksi ini, ada 54 adegan yang diperagakan di dalam rumah.

"Di sini (rumah korban) ada 54 adegan rekonstruksi," katanya.

Rekonstruksi tahap II di dalam rumah korban ini menjadi perhatian masyarakat sekitar yang berkerumun sejak pagi hari tadi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X