Rekonstruksi Pembunuhan Hakim PN Medan Kembali Digelar, Warga Soraki Para Tersangka

Kompas.com - 16/01/2020, 11:40 WIB
Warga menyoraki tersangka ZH saat berjalan menuju mobil Camry saat rekonstruksi pembunuhan hakim PN Medan Jamaludin. KOMPAS.COM/DEWANTOROWarga menyoraki tersangka ZH saat berjalan menuju mobil Camry saat rekonstruksi pembunuhan hakim PN Medan Jamaludin.

MEDAN, KOMPAS.com - Polisi kembali menggelar rekonstruksi pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaludin (55) pada Kamis pagi (16/1/2020).

Ratusan warga sejak pagi tadi mengerumuni sebuah rumah berlantai tiga di Jalan Aswad, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

Warga pun menyoraki para tersangka yang saat itu keluar dari dalam mobilnya. 

Diketahui, rekonstruksi ini merupakan kelanjutan dari reka ulang tahap I kasus pembunuhan, yakni tahap perencanaan di Warunk Everyday dan Coffee Town di kawasan Ringroad, Medan pada Senin lalu (14/1/2020).


Baca juga: Istri Otak Pembunuhan Suami, Uang Pensiun Hakim PN Medan Diserahkan ke Anak

Hari ini, rekonstruksi dimulai dari sebuah rumah di perumahan Graha Johor kemudian dilanjutkan ke rumah korban.

Pantauan di lapangan, dalam rekonstruksi di Perumahan Graha Johor, ketiga tersangka, Zuraida Hanum (ZH/41), Jeffry Pratama (JP/42) dan Reza Fahlevi (RF/29), dengan tangan diborgol memeragakan beberapa adegan.

JP dan RF keluar dari dalam rumah kemudian dijemput ZH dengan mobil Toyota Camry bernomor polisi BK 78 ZH warna hitam.

Terlihat RF pertama kali masuk ke mobil melalui pintu belakang sebelah kanan.

Lalu JP masuk dari sebelah kiri. ZH membawa mobil.

Di dalam mobil itu, JP dan RF mengganti pakaian dan sepatu yang dibelinya di Jalan Flamboyan, Deli Serdang. 

Proses rekonstruksi di rumah tersebut dimulai pukul 9.20 WIB - 9.59 WIB.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X