Begal Ini Sasar ABG yang Bawa Ponsel di Pinggir Jalan

Kompas.com - 14/01/2020, 17:50 WIB
Pelaku (tengah) saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Polsek Driyorejo, Selasa (14/1/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPelaku (tengah) saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Polsek Driyorejo, Selasa (14/1/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Irwan Lutfi Alfian (25), warga Desa Tempel, Kecamatan Krian, Sidoarjo, ditangkap aparat kepolisian usai merampas ponsel milik PDM (17) di pinggir jalan kompleks pertokoan Centraland, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jawa Timur. 

Dalam kejadian pada Minggu (12/1/2020) malam tersebut, korban yang merupakan warga Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Gresik, tengah bersama seorang temannya bernama HH (17), warga Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Mereka sedang berada di pinggir jalan sembari mengobrol, di area komplek pertokoan Centraland.

Baca juga: Seorang Pria di Riau Nekat Begal Temannya Sendiri, Korban Ditusuk dan Hendak Dibunuh

"Saat mereka berdua sedang mengobrol, pelaku tiba-tiba datang menghampiri dan mengancam dengan pisau, agar mereka menyerahkan handphone di dasbor motor yang mereka tumpangi," ujar Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin, saat rilis pengungkapan kasus di Polsek Driyorejo, Selasa (14/1/2020).

Merasa terancam, korban akhirnya menyerahkan ponsel miliknya.

Namun, ketika pelaku hendak melarikan diri, HH mencoba menghentikan sehingga terjadi perkelahian dan membuat pelaku terjatuh.

Kejadian ini mendapat perhatian dari warga sekitar dan aparat kepolisian, yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian.

"Tapi, pelaku sempat melakukan perlawanan, sehingga menyebabkan jari telunjuk tangan sebelah kiri saksi mengalami luka robek," ujar dia.

Warga dan aparat kepolisian yang melihat kejadian tersebut, lantas menolong saksi dan pelaku kemudian diamankan.

Baca juga: Berbekal Pistol Mainan, Begal di Cianjur Beraksi di Perkampungan

 

Pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Pelaku beserta barang bukti berupa handphone merek Xiomi, sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi W 5189 ZY dan satu buah pisau yang digunakan pelaku turut kami amankan," kata Wavek.

Pelaku dihadapan petugas kepolisian mengaku, baru satu kali menjalankan aksinya.

Pelaku berdalih kepepet untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Atas tindakan yang dilakukan, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tasikmalaya 'Local Lockdown', Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Tasikmalaya "Local Lockdown", Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Regional
5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

Regional
Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Regional
Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Regional
5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

Regional
Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Regional
Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Regional
Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Regional
Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan 'Local Lockdown' Mulai 31 Maret

Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan "Local Lockdown" Mulai 31 Maret

Regional
'Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata'

"Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata"

Regional
Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Regional
Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Regional
121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

Regional
ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X