Berbekal Pistol Mainan, Begal di Cianjur Beraksi di Perkampungan

Kompas.com - 11/01/2020, 18:07 WIB
Dua bilah senjata tajam dan sepucuk pistol jenis revolver mainan diamankan polisi dari komplotan begal yang beraksi di wilayah Cianjur, Jawa Barat IstimewaDua bilah senjata tajam dan sepucuk pistol jenis revolver mainan diamankan polisi dari komplotan begal yang beraksi di wilayah Cianjur, Jawa Barat

CIANJUR, KOMPAS.com – Tiga pelaku komplotan begal di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diringkus jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Sindangbarang.

Dari tangan mereka, polisi mengamankan dua senjata tajam jenis badik dan golok.

Selain itu, polisi menemukan sepucuk pistol revolver warna silver.

Namun, dari hasil pemeriksaan polisi, pistol yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksi kejahatannya itu ternyata pistol palsu alias mainan.

“Iya, awalnya kita kira benar senpi. Setelah dicek, ternyata (pistol) mainan,” kata Kapolsek Sindangbarang AKP Nandang saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/1/2020).

Baca juga: Satu Anggota Brimob Ditembak KKB di Nduga, Papua

Nandang menuturkan, komplotan yang melibatkan seorang residivis ini biasa mengincar pengendara sepeda motor yang melintas di jalanan sepi di waktu petang atau malam hari.

“Calon korban lalu diikuti oleh dua motor pelaku. Saat di tempat sepi, langsung dipepet sambil mengacungkan senjata tajam dan menodongkan pistol,” ujar Nandang.

Selain merampas sepeda motor, pelaku juga mengambil ponsel milik korban.

Sebelumnya diberitakan, PG (20), FH (38) dan DR (20) yang merupakan seorang perempuan, diringkus polisi di tempat yang berbeda, pada Kamis lalu.

Penangkapan ketiganya bermula dari laporan seorang warga yang menjadi korban pembegalan di ruas jalan desa Kampung Cieurih, Desa Jayagiri.

Baca juga: Bom Rakitan di Bengkulu Berisi Kaca dan Mengeluarkan Suara Desis

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Regional
16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

16 Pegawai BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19, Sudah Ada yang Kembali Bekerja

Regional
Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Mengeluh Lemas dan Tidak Nafsu Makan, Nenek Ini Ternyata Positif Covid-19

Regional
Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Cegah Krisis Pangan akibat Pandemi, Anak Muda Semarang Mulai Bertani

Regional
Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Proyek Tol Cisumdawu Molor karena Pembebasan Lahan, Ini Keinginan Pemilik Tanah

Regional
Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Keluarga Minta Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Dihukum Setimpal

Regional
Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Regional
Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Staf KPU yang Tewas di Yahukimo Dikenal Idealis, Punya Mimpi Tulis Buku

Regional
Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Cekcok Mulut, Residivis Pembunuhan Ini Tikam Ayah Kandung hingga Tewas

Regional
Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Genangan 50 Cm Surut, Tol Padaleunyi KM 130 Dapat Dilalui Kembali

Regional
Jerinx Jadi Tersangka Kasus 'Kacung WHO', Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Jerinx Jadi Tersangka Kasus "Kacung WHO", Ini Tanggapan IDI Wilayah Bali

Regional
Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

Regional
Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Sudah 2 Kepala Dinas di Banjar Kalsel Meninggal Dunia Setelah Terinfeksi Covid-19

Regional
Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Kesulitan Internet, Guru dan Siswa Gunakan HT untuk Pembelajaran Jarak Jauh

Regional
65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

65 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Madiun di Swab, Dua Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X