Kompas.com - 14/01/2020, 06:05 WIB
Nadya dan Nabila, dua saudari kembar yang tak sengaja dipertemukan Twitter setelah 16 tahun berpisah. Tangkapa layar Kompas TVNadya dan Nabila, dua saudari kembar yang tak sengaja dipertemukan Twitter setelah 16 tahun berpisah.

"Pengin banget, pengin bikin video bareng, kan suka main TikTok, pengin ajak main bareng," ujar Nadya, dikutip dari KompasTV, Senin (13/1/2020).

Hal senada disampaikan Nabila. Remaja yang kini tinggal di Gowa, Sulawesi Selatan, ini ingin membuat vlog bersama kembarannya itu.

"TikTok bareng, vlog bareng, di-post di YouTube," ujar Nabila.

Baca juga: Kisah Nadya dan Nabila, Saudari Kembar yang Tak Sengaja Dipertemukan Twitter Setelah 16 Tahun Berpisah

3. Bertemu dalam mimpi

Nadya sempat mengaku bermimpi bertemu dengan seorang gadis yang mirip dengannya.

"Mimpi beneran kembar. Waktu itu ketemu Nabila sekelebat, tapi itu mimpi beneran kembar," ucap Nadya saat diwawancara di Metro TV.

Hal itu membuat dirinya memberanikan diri untuk bertanya kepada keluarga angkatnya tentang asal-usul dirinya.

"Dia bilang aku tuh kembar, enggak mungkin kalau mirip bisa sama seperti itu," kenang Jati, kakak angkat Nadya, saat diwawancara.

Akhirnya, melihat keteguhan Nadya, keluarga pun luluh. Ibu dan kakak Nadya bahkan sempat video call dengan Nabila. Dari situ, keluarga akhirnya menceritakan kondisi yang sebenarnya.

"Akhirnya, kita kompromi dan akhirnya diceritakan (kalau Nadya diadopsi). Alhamdulillah anaknya kuat, kami ceritain sebenarnya kayak apa," ucap Jati.

Baca juga: Berkat Twitter, Remaja Ini Akhirnya Tahu Miliki 2 Saudara Kembar, Dirahasiakan 16 Tahun

4. Punya hobi dan fobia yang sama

Nabila Azzahra (16) saat masih balita  Senin, (13/1/2020).KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T. Nabila Azzahra (16) saat masih balita Senin, (13/1/2020).

Meskipun terpisah selama 16 tahun, Nabila dan Nadya ternyata memiliki hobi yang sama.

"Awalnya saya kira hanya sebatas kemiripan wajah, tapi setelah kami ngobrol lebih jauh ternyata kami punya hobi dan tanggal lahir yang sama" kata Nabila kepada Kompas.com di Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (13/1/2020).

Salah satu kesamaan sifat Nadya dan Nabila adalah keduanya mempunyai hobi mengunyah es.

"Es batu yang dihancurkan kemudian dia kunyah seperti kerupuk dan ternyata hal ini juga terjadi pada kakaknya (Nadya)" kata Johra, ibu angkat Nabila di Gowa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X