Duduk Perkara Bayi Ditahan di Rumah Sakit Selama 3 Bulan, Orangtua Tak Mampu Lunasi Sisa Tunggakan RP 17 Juta

Kompas.com - 14/01/2020, 05:23 WIB
Febrianto, orang tua dari bayi Delfa saat ditemui di rumahnya, Senin (13/1/2020). Bayi Delfa tertahan di Rumah Sakit Fadhilah, Prabumulih, karena orangtuanya tak mampu melunasi tagihan persalinan istrinya dan perawatan bayinya sebesar Rp 34 juta. Jika sampai 17 Januari tak juga dilunasi maka bayi Delfa akan diadopsi orang lain. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGFebrianto, orang tua dari bayi Delfa saat ditemui di rumahnya, Senin (13/1/2020). Bayi Delfa tertahan di Rumah Sakit Fadhilah, Prabumulih, karena orangtuanya tak mampu melunasi tagihan persalinan istrinya dan perawatan bayinya sebesar Rp 34 juta. Jika sampai 17 Januari tak juga dilunasi maka bayi Delfa akan diadopsi orang lain.

KOMPAS.com - Kesedihan saat ini dirasakan pasangan suami istri Febrianto (27), dan Yularmi Kurniati (23), warga Kelurahan Muaradua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (sumsel).

Pasalnya, bayi berjenis kelamin laki-laki bernama Delfa Barqi Abbasy anak dari pasangan suami istri itu ditahan pihak Rumah Sakit (RS) swasta yakni RS Fadhilah lantaran mereka belum bisa melunasi sisa tagihan biaya persalinan sebesar Rp 17 juta, dari total Rp 30 juta.

Febrianto alias Febri, ayah bayi, mengatakan bahwa bayinya sudah 3 bulan ditahan pihak RS Fadhilah karena ia belum bisa melunasi sisa tunggakan persalinan istrinya yang melahirkan pada September 2019 silam.

Febri mengaku tak bisa melunasi tagihan biaya persalinan dan perawatan bayinya yang lahir secara prematur karena pekerjaannya hanya sebagai tukang bangunan.

“Saya hanya tukang bangunan Pak, tidak mampu mencari uang sebanyak itu untuk membayar tagihan rumah sakit,” katanya saat ditemui di rumahnya, di Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Senin (13/1/2020).

Menurut Febri, sejumlah pihak sudah berupaya membantunya memberikan donasi kepada dirinya, hingga saat ini sisa tagihan yang harus dibayarnya tersisa Rp 17 juta.

“Saya sudah menemui keluarga, saya sudah minta bantuan pada pemerintah dan sudah dibantu, namun belum mencukupi,” katanya.

Ia mengatakan, anaknya Delfa lahir dengan kakak kembarannya bernama Dilfa yang lebih dulu meningal setelah tiga hari dilahirkan.

“Delfa tinggal satu-satunya anak kami, sebab anak pertama kami meninggal dunia dan kembaran Delfa bernama Delfi juga meninggal,” katanya.

Baca juga: Orangtua Tak Mampu Lunasi Tagihan Rp 34 Juta, Bayinya Ditahan Rumah Sakit 3 Bulan

 

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Regional
Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Regional
Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Regional
Jatuh dari Boncengan Ojol, Ibu 4 Anak di Samarinda Tewas Terlindas Bus

Jatuh dari Boncengan Ojol, Ibu 4 Anak di Samarinda Tewas Terlindas Bus

Regional
Turis Rusia yang Hilang di Bali Diduga akibat Ditarik Ikan Besar

Turis Rusia yang Hilang di Bali Diduga akibat Ditarik Ikan Besar

Regional
Terungkap, Siswi Tewas di Gorong-gorong Karena Dibunuh Ayah Kandung

Terungkap, Siswi Tewas di Gorong-gorong Karena Dibunuh Ayah Kandung

Regional
Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Regional
Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X