Hujan Berjam-jam, Ribuan Rumah di Grobogan Terendam Banjir

Kompas.com - 09/01/2020, 10:55 WIB
Tim BPBD Grobogan membantu warga melintasi banjir di wilayah Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2020). KOMPAS.COM/PUTHUT DWI PUTRANTO NUGROHOTim BPBD Grobogan membantu warga melintasi banjir di wilayah Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2020).

GROBOGAN, KOMPAS.com - Banjir merendam ribuan rumah warga desa di tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (9/1/2020) dini hari. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan, sebanyak 2.000 lebih rumah warga diterjang banjir akibat luapan sungai setempat.

Sebelumnya pada Rabu (8/1/2020), hujan deras mengguyur wilayah Grobogan sejak siang hingga malam.

Kepala Pelakasana BPBD Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih menyampaikan, banjir dipicu tingginya intensitas hujan yang mengakibatkan debit air beberapa sungai sekitar lokasi banjir semakin tinggi.


Sungai pun meluap hingga secara bertahap limpasan airnya membanjiri permukiman di sejumlah kecamatan  yaitu Penawangan, Karangrayung, Godong, Kedungjati, Tanggungharjo, Gubug, dan Tegowanu.

"Pagi ini banjir yang merendam rumah di beberapa kecamatan sudah surut. Ini akibat luapan sungai setelah diguyur hujan berjam-jam," kata Endang saat dihubungi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Bupati Tangerang Ajak Wilayah Jabodetabek Berembuk Cari Solusi Soal Banjir

Dijelaskannya, sesuai monitoring tim BPBD Kabupaten Grobogan, ketinggian banjir yang masuk ke permukiman rumah warga bervariasi hingga 1 meter.

"Tim BPBD, TNI dan Polri beserta relawan sudah meluncur ke lokasi untuk evakuasi dan penanganan," kata Endang.

Camat Karangrayung Hardimin menambahkan, banjir yang merendam permukiman warga desa di wilayahnya akibat meluapnya sungai jajar setelah seharian diguyur hujan.

Ada empat desa yang terendam banjir yakni Desa Mojoagung, Sumberjosari, Termas, dan Putatnganten.

"Paling parah di Desa Mojoagung dan Sumberjosari. Ada ribuan rumah terendam banjir. Bahkan air juga masuk ke Mapolsek Karangrayung semalam," kata Hardimin.

Baca juga: Jokowi Minta Tambang Emas Liar Penyebab Banjir Lebak Ditutup, Ini Kata Gubernur Banten

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X