Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Ganjar Pranowo Gratiskan SPP SMA/SMK/SLB Negeri di Jawa Tengah

Kompas.com - 08/01/2020, 18:02 WIB
Per Januari 2020 Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggratiskan SPP SMA/SMK/SLB negeri di Jateng. DOK. Humas Pemprov Jawa TengahPer Januari 2020 Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menggratiskan SPP SMA/SMK/SLB negeri di Jateng.

KOMPAS.com – Per Januari 2020, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menggratiskan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) SMA/SMK/SLB negeri di Jateng.

Sebelum diberlakukan secara resmi, beberapa sekolah sudah menangkap isyarat penggratisan tersebut, salah satunya SMA Negeri 1 Jepara.

Sejak Desember lalu, Kepala SMA Negeri 1 Jepara Udik Agus DW sudah menyampaikan kepada siswa-siswinya perihal SPP yang akan digratiskan.

“Saya sudah menangkap isyarat kalau SPP akan gratis dari sosialisasi pemerintah provinsi (pemprov) tentang biaya sekolah murah, serta memaksimalkan Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP),” kata Udik dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Siapkan Anggaran Rp 1 Triliun, Jateng Siapkan Sekolah Gratis pada 2020

Siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Jepara, Muhammad Pangeran Langit Al Biru pun membenarkan hal tersebut.

“Sudah tahu dari kepala sekolah saat upacara Desember lalu seputar info SPP gratis,” kata Langit, Rabu (8/1/2020).

SPP Gratis yang Disambut baik

Kebijakan SPP gratis tersebut disambut baik para siswa, orang tua, dan sekolah-sekolah di daerah.

Seorang wali siswa bernama Juwari mengatakan, program SPP gratis baru pertama kali dilakukan menyeluruh se-Jateng.

Baca juga: Mulai Tahun 2020, Gratis Bayar SPP di Jawa Tengah, Benarkah?

“Ini sangat membantu, meski kalau saya sendiri membayar SPP masih mampu. Namun karena gratis, uang SPP anak saya akan dialihkan untuk les,” kata dia.

Sementara itu bagi Langit, uang yang semula untuk SPP akan ia alokasikan untuk membeli buku.

Menurut Udik, penggratisan SPP merupakan salah satu langkah pemprov dalam meningkatkan tanggung jawab pada sektor pendidikan.

“Penggratisan SPP ini meringankan beban masyarakat terhadap biaya pendidikan,” kata dia

Baca juga: Ganjar Buat Surat Protes ke Kemenpan RB Minta ASN Korup Bisa Dipecat

Sebelum pengelolaannya menjadi kewenangan provinsi, SPP di SMA Negeri 1 Jepara sebesar Rp 175.000 per siswa.

Setelah dikelola pemprov, SPP turun menjadi Rp 90.000, selanjutnya Rp 80.000, kemudian menjadi Rp 75.000 dan kini gratis.

Program SPP gratis pun sudah disosialisasikan secara resmi kepada para siswa, orang tua wali, dan komite sekolah.

Meski SPP kini gratis, Langit tetap berharap agar tidak ada dampak negatif pada kegiatan ekstrakurikuler.

Baca juga: Ikut Nitilaku UGM, Ganjar Pranowo Kenakan Kostum Wayang

““Saya kan aktif di organisasi. Jadi harapannya, SPP gratis tidak jadi kendala di anggaran kegiatan,” kata dia.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya