Rekonstruksi Pembacokan Polisi oleh TNI Diwarnai Unjuk Rasa

Kompas.com - 07/01/2020, 15:13 WIB
Anggota keluarga Serda Ali Sahbana, pelaku pembacokan anggota Polres Pamekasan berunjuk rasa di sela-sela proses rekonstruksi yang dilakukan oleh Polisi Militer, Selasa (7/1/2020). KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANAnggota keluarga Serda Ali Sahbana, pelaku pembacokan anggota Polres Pamekasan berunjuk rasa di sela-sela proses rekonstruksi yang dilakukan oleh Polisi Militer, Selasa (7/1/2020).

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Proses rekonstruksi pembacokan yang dilakukan oleh anggota TNI Kodim 0826 Pamekasan, Serda Ali Sahbana terhadap Bripka Imam Sutrisno anggota Polres Pamekasan di Jalan Sersan Mesrul, Gang 2, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota Pamekasan, diwarnai dengan unjuk rasa, Selasa (7/1/2020).

Belasan orang laki-laki dan perempuan dari keluarga Ali Sahbana, membawa poster dari kertas berisi beberapa tulisan.

Seperti, "Tidak ada penusukan jika tidak ada sebabnya", "Perusak rumah tangga orang", "Minta keadilan seadil-adilnya", "Si korban harus diusut", dan beberapa poster isi tulisan lainnya.

Baca juga: Kronologi Polisi Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Ningsih, saudara Ali Sahbana sambil teriak-teriak dari sebelah timur lokasi rekonstruksi dengan kalimat meminta keadilan dan korban atas nama Imam Sutrisno juga diadili karena selain dianggap merusak rumah tangga orang lain, juga telah mencoreng institusi TNI.

"Usut juga Imam Sutrisno. Dia perusak rumah tangga orang. Dia juga merusak nama baik TNI," ucap Ningsih, sambil berteriak.

Unjuk rasa ini mendapat pengamanan dari anggota Polres Pamekasan.

Para pengunjuk rasa dihalau ke bagian timur lokasi rekonstruksi untuk menghindari adanya gangguan selama proses rekonstruksi.

Sementara, Ali Sahbana, tiba di lokasi rekonstruksi pada pukul 13.28 WIB dengan mengendarai mobil dinas Toyota Rush milik Polisi Militer Pamekasan.

Ali Sahbana didampingi sejumlah anggota PM dan anggota TNI Kodim 0826 Pamekasan.

Baca juga: Polisi Dibacok di Rumah Kosong, Sempat Tabrak Pagar Bank Sebelum Jatuh

Sebelumnya diberitkan, pembacokan yang dilakukan Ali Sahbana terhadap Imam Sutrisno terjadi di sebuh rumah kosong di Jalan Sersan Mesrul, Gang 2, Kelurahan Gladak Anyar pada Selasa (10/12/2019).

Imam mengalami luka di bagian perut sebelah kiri. Imam sempat melarikan diri dalam keadaan luka dengan merampas motor milik warga yang sedang melintas di lokasi kejadian.

Imam kemudian ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan bank SPM di Jalan Agussalim, Kelurahan Barurambat Kota.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Regional
Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Regional
2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

Regional
Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Regional
Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Regional
Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Regional
Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Regional
77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Laporan Pencemaran Nama Baik Dicabut, Mantan Anak Buah Cium Tangan Gubernur Nurdin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X