Warga Aceh Temukan Kerangka Gajah, Diduga Mati Terkena Pagar Listrik

Kompas.com - 02/01/2020, 14:44 WIB
Seorang warga bersama petugas menemukan sebuah tengkorak gajah yang ditemukan di Gampong Tuwi Pria Kecamatan Pasie Raya., Kabupaten Aceh Jaya, diduga gajah gajah liar ini mati sekitar dua bulan lalu terkena jerat listrik yang dipasang warga.***** KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMI / HANDOUTSeorang warga bersama petugas menemukan sebuah tengkorak gajah yang ditemukan di Gampong Tuwi Pria Kecamatan Pasie Raya., Kabupaten Aceh Jaya, diduga gajah gajah liar ini mati sekitar dua bulan lalu terkena jerat listrik yang dipasang warga.*****

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Warga Gampong Tuwi Pria, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, menemukan kerangka gajah di kawasan perkebunan sawit.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto menduga gajah itu sudah mati sejak dua bulan lalu. 

Hewan itu diduga mati tersengat arus listrik.

“Petugas menemukan ada kabel listrik terpasang di lokasi. Kita menduga sengaja dipasang untuk menjerat gajah," kata Agus di Banda Aceh, Kamis (2/1/2020) .

Baca juga: Gajah Gonzales Ulang Tahun di KBS, Ini Hadiah dari Anggota DPR RI...

Kedua gajah tersebut ditemukan pada lokasi yang berbeda dengan hanya terpaut jarak 50 meter.

"Kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian menyangkut dugaan sengaja dipasang pagar ada aliran listrik," jelasnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di lokasi penemuan tersebut terdapat pagar listrik tinggi sekitar 1,5 meter. Agus menduga pagar sengaja dipasang oleh pemilik kebun.

Agus mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah Sumatera dengan cara tidak merusak hutan. 

Baca juga: Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Warga juga diminta tidak menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup atau mati.

Agus mengaku akan menertibkan pagar-pagar listrik yang digunakan untuk melindungi kebun. Pasalnya, pagar listrik itu tidak hanya memberi efek kejut, tapi bisa membunuh hewan dan manusia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X