Cara Ganjar Pranowo Koordinasi Banjir dengan Kepala Daerah di Jateng

Kompas.com - 02/01/2020, 07:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG.KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkoordinasi dengan kepala daerah melalui grup WhatsApp untuk memantau situasi terkini mengenai banjir.

Ganjar mengumpulkan seluruh kepala daerah dari bupati dan walikota di Jateng dalam satu grup WhatsApp yang diberi nama "Jateng 1".

Tak hanya memantau situasi banjir, dari grup itu Ganjar bisa memantau kondisi apapun yang terjadi di Jawa Tengah.

Baca juga: Ganjar Pranowo Undang 3.000 Pelajar untuk Demo Antikorupsi

Percakapan grup itu dibaca netizen setelah Ganjar mempostingnya di akun twitternya @ganjarpranowo, Rabu (02/01/2020) pukul 22.26 WIB.

Dalam kicauannya tersebut, Ganjar menyampaikan kepada bupati dan wali kota terkait antisipasi banjir.

"Antisipasi hujan, tadi saya koordinasi dg kawan-kawan bupati/walikota. Siaga penuh! cc @pemkabKEBUMEN @pemkab_klaten @DiskominfoKudus @bpbd_pati @BPPD_JATENG," kata Ganjar dalam postingan twitternya.

Ganjar bertanya di grup tersebut "Yth Bpk/Ibu bagaimana kondisi wilayah panjenengan akibat hujan kemarin (sampai hari ini)?"

Baca juga: Banjir Jakarta, Ganjil Genap Tak Diberlakukan Hari ini

Sejumlah kepala daerah membalas dengan melaporkan kondisi banjir di wilayahnya masing-masing.

Pertama yang membalas adalah Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

"Lapor Kebumen aman Pak Gub," tulisnya.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tasikmalaya 'Local Lockdown', Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Tasikmalaya "Local Lockdown", Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Regional
5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

Regional
Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Regional
Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Regional
5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

Regional
Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Regional
Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Regional
Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Regional
Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan 'Local Lockdown' Mulai 31 Maret

Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan "Local Lockdown" Mulai 31 Maret

Regional
'Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata'

"Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata"

Regional
Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Regional
Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Regional
121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

Regional
ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X