KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Ganjar Pranowo Undang 3.000 Pelajar untuk Demo Antikorupsi

Kompas.com - 08/12/2019, 13:46 WIB
Memperingati Hari Antikorupsi 2019, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menempelkan stiker keramat di mobil dinas Pemprov Jawa Tengah di Kantor Gubernur, Minggu (8/12/2019) Dok. Pemprov Jawa TengahMemperingati Hari Antikorupsi 2019, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menempelkan stiker keramat di mobil dinas Pemprov Jawa Tengah di Kantor Gubernur, Minggu (8/12/2019)

KOMPAS.com - Ribuan pelajar SMA dan SMK kota Semarang berkumpul sejak pukul 6 pagi di kawasan Simpang Lima pada Minggu (8/12/2019), mereka bergerak menuju kantor gubernur Jawa Tengah.

Sambil berjalan, mereka meneriakkan yel-yel anti korupsi dan mengangkat tinggi poster-poster berisi tuntutannya.

Tampak kalimat-kalimat unik khas generasi milenial seperti “Jangan Makan Uangku, Makan Saja Mantanku”, “Mending Ketemu Tikus Tanah, Dibanding Tikus Berdasi”, dan lain sebagainya menghiasi poster-poster mereka.

Ternyata, kehadiran para pelajar tersebut telah dinanti Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Pasalnya, Ganjar sendiri lah yang mengundang para pelajar tersebut untuk memperingati Hari Antikorupsi 2019.

Selain itu, Ganjar juga menempel stiker “keramat” di mobil-mobil dinas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah yang berbunyi “Nek Aku Korupsi Ora Slamet”.

Baca juga: Soal Lelang Jabatan, Ganjar: Hanya Cari Jabatan atau Uang, Jangan Coba Daftar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Stiker itu ditempelkan secara simbolis oleh Ganjar pada mobil dinas yang diparkir di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah yang ada di Jalan Pahlawan.

Tulisan pada stiker tersebut menjadi perhatian publik karena berupa doa dan sumpah yang berarti jika pemilik mobil melakukan korupsi, maka hidupnya tidak akan selamat.

Salah satu mobil dinas yang dipasangi stiker adalah mobil dinas Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sarwa Pramana.

"Ini mobil siapa, oh pak asisten. Ayo sini pak, maju ke depan," ujar Ganjar.

Kepada Sarwa, Ganjar menjelaskan tujuan dari penempelan stiker itu. Selain untuk selalu mengingatkan, stiker tersebut lanjut Ganjar juga untuk doa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng.

Baca juga: Di Hadapan 1590 Legislator Jateng, Ganjar Tekankan Antikorupsi dan Integritas

“Jadi ini untuk pengingat sekaligus doa, kalau kita korupsi, berarti kita tidak akan selamat. Pak Sarwa siap kan?,” tanya Ganjar.

Selain mobil Sarwa, sejumlah mobil dinas lain juga ditempeli stiker tersebut. Ganjar meminta para pelajar untuk menempelkan di kaca-kaca mobil.

"Yang rapi ya, ayo tempel satu-satu," ucap Ganjar diikuti ribuan pelajar lain.

Acara di tengah kegiatan car free day itu semakin meriah dengan adanya instalasi mosaik. Ribuan kertas warna warni ditempelkan para pelajar dan warga pada sembilan panel.

Para pelajar dan masyarakat Semarang menuliskan harapan, doa, kritik, dan dukungan untuk pemberantasan korupsi. Sembilan panel itu kemudian digabung membentuk gambar tikus dicoret.

 

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya