Selama Desember, 50 Sarang Tawon Ndas Dimusnahkan di Klaten

Kompas.com - 27/12/2019, 11:00 WIB
Seorang warga menunjukkan sarang tawon diduga jenis vespa affinis di atap rumah di Cianjur, Jawa Barat. Dua warga setempat sempat disengat dibagian telinga dan tangan. IstimewaSeorang warga menunjukkan sarang tawon diduga jenis vespa affinis di atap rumah di Cianjur, Jawa Barat. Dua warga setempat sempat disengat dibagian telinga dan tangan.

KLATEN, KOMPAS.com - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah telah memusnahkan sebanyak 50 sarang tawon vespa affinis atau tawon ndas di daerah tersebut selama Desember 2019.

"Desember ini kita sudah memusnahkan sekitar 50 sarang tawon vespa affinis," kata petugas Damkar Klaten, Eddy Setiawan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (27/12/2019).

Tawon vespa affinis yang memiliki panjang tubuh sekitar tiga sentimeter dan memiliki warna dominan hitam belang kuning atau oranye pada bagian perutnya ini sangat berbahaya.

Bahkan, sengatan tawon vespa affinis bisa mengakibatkan seseorang meninggal.

Eddy mengatakan, masih ada sekitar 40 sarang tawon vespa di Klaten yang mengantre untuk dimusnahkan. Sarang tawon tersebut tersebar di beberapa daerah di Klaten.

Baca juga: Dalam Dua Pekan, Damkar Cianjur Tangani 15 Kasus Tawon Ndas

"Sehari itu bisa empat sampai lima sarang tawon vespa yang kita musnahkan," terang Eddy.

Menurut Eddy, pemusnahan sarang tawon vespa affinis dilakukan setiap malam hari. Sebab, tawon tidak terlalu agresif.

Eddy menyebutkan, ada tiga teknik eradikasi atau pemusnahan terhadap sarang tawon vespa affinis, yaitu dihisap menggunakan blower, disemprot cairan pertalite dan dibakar.

"Selama ini lebih banyak ditangani dengan cara dihisap blower dan pakai cairan pertalite karena lebih aman," terang dia.

Sebagaimana diketahui, dari kurun waktu 2017 hingga 2019 sudah ada 10 korban meninggal akibat sengatan tawon vespa di Klaten.

Sementara itu, korban yang dirawat di rumah sakit akibat sengatan tawon vespa lebih dari 250 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan'

"Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan"

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Regional
Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X