Kapal Pesiar Mati Mesin, Terombang-ambing di Tengah Laut Sulsel

Kompas.com - 14/12/2019, 22:39 WIB
KN Antasena Basarnas MakassarKN Antasena

MAKASSAR, KOMPAS.com – Mesin kapal pesiar KM Lady Nathalia mati di tengah lautan, tepatnya di perairan Togo-togo Kalukuang, Kabupaten Pangkep, Sabtu (14/12/2019).

KM Lady Nathalia berlayar dari Alalak Banjarmasin, Kalimantan Selatan menuju Makassar, Sulawesi Selatan sejak Rabu (11/12/2019).

Di tengah pelayarannya itu, mesin KM Lady Nathalia rusak hingga mati di tengah lautan.

Baca juga: Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

KM Dharma Ferry 3 yang melintas di perairan tersebut mendapati KM Lady Nathalia terombang ambing, Kamis (12/12/2019) dan melaporkannya ke Basarnas Makassar.

Mendapat laporan tersebut, Basarnas Makassar langsung mengerahkan KN Antasena untuk melakukan penyelamatan.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Mustari mengatakan, informasi yang diterimanya KM Lady Nathalia berpenumpang lima orang.

Dia pun berharap KM Lady Nathalia bisa cepat ditemukan dan dievakuasi bersama penumpangnya.

“Hari ini, Sabtu (14/12/2019) kita baru terima info adanya kapal yang mengalami masalah di sekitar perairan Togo-Togo Kalukuang. Kejadian tanggal 12, tapi baru terima info hari ini. Jadi tadi kru bergerak menggunakan KN Antasena menuju lokasi dugaan terakhir kali kapal dilihat di sekitar 137 NM dari Pelabuhan Paotere, Makasaar,” jelas Mustari.

Baca juga: Ditabrak, Kapal Pengangkut Semen Tenggelam di Pelabuhan Lembata



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Ini Alasan Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun

Regional
Pemilik Toko Tewas Penuh Luka, Diduga Dibunuh Perampok

Pemilik Toko Tewas Penuh Luka, Diduga Dibunuh Perampok

Regional
Adik Ipar Ganjar Pranowo Maju sebagai Calon Wakil Bupati Purbalingga 2020

Adik Ipar Ganjar Pranowo Maju sebagai Calon Wakil Bupati Purbalingga 2020

Regional
Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun, Ibu Kandung Lapor Polisi

Orangtua Angkat Nikahkan Gadis 12 Tahun dengan Pria 45 Tahun, Ibu Kandung Lapor Polisi

Regional
Dijenguk Kerabat dari Surabaya, Pria Ini Malah Tertular Covid-19

Dijenguk Kerabat dari Surabaya, Pria Ini Malah Tertular Covid-19

Regional
Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Diduga Alami Gangguan Psikologis

Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Diduga Alami Gangguan Psikologis

Regional
Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Regional
Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Regional
Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Regional
Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Regional
Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Regional
Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Regional
Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Regional
Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X