Pelat Lamborghini yang Terbakar di Surabaya Palsu, Pemilik Tak Bisa Tunjukan STNK dan SIM

Kompas.com - 13/12/2019, 19:09 WIB
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata mobil tidak memiliki kelengkapan surat jalan Setelah dilakukan pengecekan, ternyata mobil tidak memiliki kelengkapan surat jalan

SURABAYA, KOMPAS.com - Mobil Lamborghini berpelat nomor L 568 WX yang mengeluarkan asap tebal pada bagian belakang di Jalan HR Muhammad pada Minggu (8/12/2019), masih ditahan di halaman Mapolrestabes Surabaya.

Kepala Satlantas Polrestabes Surabaya Kompol Teddy Chandra mengatakan, penahanan terhadap supercar itu dilakukan karena pemilik mobil tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan.

Selain itu, saat dilakukan tindakan penilangan, kata Teddy, yang pemilik juga tidak bisa menunjukkan surat izin mengemudi (SIM).

"Jadi tindakan Satlantas adalah menyita kendaraannya, karena surat-surat kendaran, seperti STNK tidak ada," kata Teddy saat dihubungi, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Perkembangan Terbaru Lamborghini Terbakar: Pajak Belum Bayar, Polisi Periksa Saksi

Teddy menyampaikan, barang bukti berupa Lamborghini berwarna merah kombinasi emas itu kini telah diamankan.

Untuk mengetahui legalitas kepemilikan mobil tersebut, pihaknya menyerahkan kasus itu kepada Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Ia menambahkan, penyitaan mobil Lamborghini itu sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dasar penahan mobil tersebut diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya.

Aturan penahanan kendaraan juga diatur dalam Pasal 32 ayat 6 Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan.

Sebelumnya diberitakan, sebuah lamborghini dilaporkan terbakar di Jalan HR Muhammad, Surabaya, Minggu (8/12/2019),

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan,  mobil mewah tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat yang benar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X