Perkembangan Terbaru Lamborghini Terbakar: Pajak Belum Bayar, Polisi Periksa Saksi

Kompas.com - 13/12/2019, 14:48 WIB
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata mobil tidak memiliki kelengkapan surat jalan Setelah dilakukan pengecekan, ternyata mobil tidak memiliki kelengkapan surat jalan

SURABAYA, KOMPAS.com - Polrestabes Surabaya terus melakukan pengembangan terhadap kasus Lamborghini L 568 WX berwarna merah yang mengeluarkan asap tebal pada bagian belakang di Jalan HR Muhammad, Minggu (8/12/2019) siang.

Kepala Polrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

"Jadi, beberapa saksi masih dikumpulkan supaya kami nanti punya informasi yang utuh. Karena ini merupakan bagian dari penyelidikan Reserse Polda juga, yang saat ini juga mengembangkan kasus serupa," kata Sandi, di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Mengenai legalitas mobil mewah berwarna merah kombinasi emas itu, Sandi membenarkan bahwa mobil tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat yang benar.

Tak hanya itu, Sandi menyebut plat nomor mobil mewah itu palsu atau tidak terdaftar begitu pula surat-suratnya, serta kewajiban membayar pajak tidak dilakukan.

"Kewajiban dia membayar pajak juga tidak dilaksanakan. Belum tentu penyelundupan, tetapi yang pasti dia menggunakan surat keterangan. Diduga surat keterangan pun juga diragukan apakah itu asli atau tidak," ujar Sandi.

Namun, Sandi tidak merinci berapa tahun pemilik mobil mewah tersebut tidak membayar pajak.

Ia hanya menyampaikan bahwa biaya pembayaran pajak mobil mewah iu dikenakan tambahan pajak nilai.

Saat ini, pihaknya mengaku butuh melakukan pendalaman untuk bisa memperjelas kasus Lamborghini yang terbakar tersebut.

Baca juga: Polisi Cek Legalitas Mobil Lamborghini yang Terbakar di Surabaya

"Ini butuh waktu, mohon waktunya biar kita bisa lebih perdalam lagi, sehingga kita bisa perjelas masalah kasus mobil Lamborghini ini," tutur Sandi.

Sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Surabaya melayangkan surat panggilan terhadap pemilik mobil Lamborghini pada Rabu (11/12/2019).

Namun, Lanny Kusuma Wardani yang diduga merupakan pemilik mobil mewah tersebut tidak datang memenuhi panggilan polisi lantaran sedang berada di luar negeri.

Sampai saat ini, mobil Lamborghini itu masih ditahan di Polrestabes Surabaya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X