Hadapi Pendemo, Polisi di Jember Pakai Peci Putih

Kompas.com - 12/12/2019, 13:37 WIB
Para Polisi Jember memakai peci putih dalam menghadapi demo tolak radikalisme Bagus SupriadiPara Polisi Jember memakai peci putih dalam menghadapi demo tolak radikalisme

JEMBER, KOMPAS.com – Ada yang berbeda dalam penampilan polisi di Jember, Jawa Timur, untuk menghadapi para pendemo yang berlangsung di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Kamis (12/12/2019).

Para personel kepolisian berbaris rapi memakai peci putih. Sementara, para pendemo  memakai peci hitam dan sebagian menggunakan sarung.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kami humanis, aksi ini adalah aksi damai dan istighosah,” kata Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal.

Baca juga: Ratusan Warga Jember Gelar Aksi 1212 Tolak Radikalisme

Menurut Alfian, Polres Jember akan melakukan pengamanan dengan santun, humanis dan religius.

Untuk itu, para anggota polisi diwajibkan menggunakan atribut peci putih.

Adapun, aksi demo tersebut meminta agar pemerintah tegas terhadap lembaga atau yayasan yang terindikasi ada paham radikalisme.

Sebab, hal itu dinilai bisa memicu perpecahan di antara lapisan masyarakat.

Para pendemo menyerukan penolakan terhadap paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Selain itu, mereka juga menolak aksi kelompok yang menghujat para ulama.

“Topi bangsa mengajak masyarakat secar luas, bahwa keberagaman dan perbedaan itu indah,” ujar Agus Harimurti salah satu pengunjuk rasa.

Sementara itu, Ketua DPRD Jember Itqon Syaufi mengatakan, pihaknya akan mengawasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember.

“Jangan sampai Pemda memberi ruang kepada radikalisme, muali dari ekstrem kanan dan ekstrem kiri,” tutur dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X