Seorang Pria di Lamongan Meninggal Diduga usai Pesta Miras

Kompas.com - 11/12/2019, 15:16 WIB
Suasana tempat tinggal korban HS, yang diduga meninggal dunia usai pesta miras. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHSuasana tempat tinggal korban HS, yang diduga meninggal dunia usai pesta miras.

LAMONGAN, KOMPAS.com - HS (34), warga Desa Priyoso Guci, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan, Jawa Timur, meninggal pada Selasa (10/12/2019) malam.

Korban meninggal dunia usai mendapat perawatan di Rumah Sakit Medika, Desa Blawi, Kecamatan Glagah, Lamongan.

Menurut informasi yang berkembang di lapangan, korban diduga meninggal setelah menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan bersama rekan-rekannya pada hari sebelumnya di sebuah gubuk yang ada di sawah, tidak jauh dari tempat tinggal korban.

"Malam kemarin salah satu warga atas nama Heri mengalami sakit, terus kami bawa ke rumah sakit dan kemudian meninggal dunia di sana, sekitar pukul 23.00 WIB," ujar Khairun, Sekretaris Desa Priyoso Guci saat ditemui awak media, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Terciduk Pesta Miras, Tujuh Remaja Disuruh Istighfar di Masjid

Khairun menjelaskan, selepas shalat isya pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan tersebut dibawa menuju rumah sakit, setelah mengeluh kesakitan di bagian perut.

"Tidak hanya mengeluh sakit di bagian perutnya, tapi wajahnya juga berubah kebiru-biruan," jelasnya.

Khairun juga mengatakan, sebelum meninggal dunia pada Selasa malam, korban sempat diketahui menggelar pesta miras bersama rekan-rekannya mulai Minggu hingga Senin (8-9/12/2019). Meski korban sempat menjalani aktivitas seperti biasa pada Selasa pagi.

"Tapi kemarin malam itu kejang, dan mengeluh sakit di bagian perutnya. Dia memang sering minum (miras) bersama teman-temannya, cuma kemarin itu dia minum (jenis miras) apa saya tidak tahu. Sebab infonya itu hanya arak," tutur dia.

Selain korban, dua temannya berinisial IM (27) dan RL (27) dikabarkan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Baca juga: Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

 

Kendati pihak keluarga dan Rumah Sakit Medika Lamongan yang merawat keduanya, enggan memberikan komentar kepada awak media.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait kasus ini.

"Sabar mas ya, ini masih dalam tahap penyelidikan," ucap Wahyu saat dikonfirmasi terpisah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Regional
KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

Regional
Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Regional
Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Regional
Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Regional
Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Regional
Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Regional
Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Regional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

Regional
Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Regional
9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

Regional
RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

Regional
Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Regional
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Regional
Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X