Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Kompas.com - 11/12/2019, 09:57 WIB
Rebutan Pohon Mangga Dua Tetangga Dibacok Hingga Tewas KOMPAS.COM/JUNAEDIRebutan Pohon Mangga Dua Tetangga Dibacok Hingga Tewas

MAJENE, KOMPAS.com – Gara-gara rebutan pohon mangga dan pohon jati di kebun, Zulkarnain alias Kana tega membacok tetangganya sendiiri hingga tewas.

Arifin (50) tewas setelah sekujur tubuhnya dibacok pelaku, sedangkan Usman (45) saudara korban juga mengalami luka parah hingga terpaksa dirawat di rumah sakit.

Zulkarnain atau yang akrab dipanggil Kana ini akhirnya digiring ke kantor Polres Majene Sulawesi Barat, Selasa (10/12/2019), untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca juga: Setelah Tusuk Istri hingga Tewas, Pria Ini Kabur Lewat Jendela Kamar

Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan Somba Utara, Kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene.

Kepada penyidik polisi, Kana menuturkan pembacokan ini diawali cekcok antara dirinya dan korban beberapa hari sebelumnya.

Pelaku tak menerima buah mangga dan pohon jati di kebun yang mereka perebutkan dipetik korban.

“Saya sudah larang untuk tidak mengambil mangga dan pohon jati, tapi karena terus menerus mengulangi, cekcok pun terjadi hingga berbuntut pemarangan. Saya kesal karena (korban) mendatangi orangtua saya,” kata Kana, Rabu (11/12/2019).

Baca juga: Kronologi Nelayan Kepiting Tewas dengan Setengah Badan Diduga Dimangsa Buaya

Afirin yang dibacok hingga tewas kemudian dikebumikan Selasa petang kemarin.

Sementara, Usman yang mengalami luka parah di sekujur tubuh, mendapatkan perawatan intensif di RSUD Majene.

Merasa bersalah membacok kedua korban, Kana pun menyerahkan diri ke Polsek Sendana beserta parang panjang yang digunakan untuk membacok kedua korban.

Untuk menghindari aksi balas dendam dari kedua pihak, Polsek Sendana langsung menyerahkan kasunya ke Polres Majene untuk ditindaklanjuti.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombsudman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombsudman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
'Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin'

"Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin"

Regional
Bentrok Warga Gara-gara Senjata Mainan, 1 Rumah dan Sepeda Motor Dibakar, 6 Orang Luka

Bentrok Warga Gara-gara Senjata Mainan, 1 Rumah dan Sepeda Motor Dibakar, 6 Orang Luka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X