Setelah Tusuk Istri hingga Tewas, Pria Ini Kabur Lewat Jendela Kamar

Kompas.com - 11/12/2019, 05:01 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

MANADO, KOMPAS.com - Seorang pria di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, berinisial SK (25), menjadi buronan polisi setelah diduga membunuh istrinya sendiri.

Korban yang bernama Fince Meleko (24), ditemukan tewas dengan luka akibat tusukan benda tajam di bagian dada kiri.

Ia ditemukan di dalam kamar salah satu rumah di Sarongsong I, Airmadidi, Minahasa Utara, Senin (9/12/2019) sekitar pukul 07.15 Wita.

Korban sehari-hari sebagai seorang asisten rumah tangga (ART).

Korban diketahui bekerja di rumah Novi Kumambong (49), warga Sarongsong I.

Baca juga: Ancam Bunuh Istri, Pria Ini Perkosa Anak Kandung Selama 2 tahun

Informasi diperoleh menyebutkan, korban bersama adik perempuannya, Susanti Meleko (20), keluar dari rumah majikannya pada Minggu (8/12/2019), sekitar pukul 19.00 Wita, dan baru kembali keesokan harinya, sekitar pukul 06.30 Wita.

Kepergian korban tak diketahui suaminya. Saat kembali pagi itu, korban mengetuk pintu kamar dan dibukakan oleh suaminya SK.

Korban lalu masuk ke kamar, sedangkan adik korban diusir oleh SK.

Tak lama kemudian, adik korban mendengar jeritan cukup keras dari kamar yang terkunci dari dalam.

Ia lalu meminta tolong kepada Novi Kumambong sebagai pemilik rumah untuk memastikan apa yang terjadi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Regional
Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Regional
Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X