Awal Mula Jenazah Mahasiswi Universitas Bengkulu Ditemukan Terkubur Setelah 3 Hari Menghilang

Kompas.com - 09/12/2019, 18:33 WIB
- THINSTOCK-

KOMPAs.com - Jenazah Wina Mardiani (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu, ditemukan terkubur di belakang indekos yang disewanya, di Jalan Beringing, Kecamatan Muarabangkahulu, Kota Bengkulu, Minggu (8/12/2019).

Sebelum jenazahnya ditemukan, Wina dilaporkan telah hilang selama tiga hari.

Penemuan jenazah Wina berawal dari ditemukannya sandal korban di belakang indekos oleh pihak keluarga. Kondisi belakang indekos tersebut rawa.

Baca juga: Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur Setelah 3 Hari Hilang, Suami Istri Penjaga Indekos Mendadak Pergi

Pihak keluarga kemudian mencari petunjuk lain di lokasi dan ditemukan bekas galian.

Keluarga kemudian menggali dan menemukan jenazah Wina terkubur dalam tanah.

Pihak keluarga kemudian menghubungi Polsek Muara Bangkahulu.

Diperkirakan jenazah Wina sudah dikubur selama tiga hari, atau sama dengan lamanya Wina menghilang. 

Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi dari tetangga korban dan warga sekitar.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan kejanggalan, dimana suami istri yang menjaga indekos itu tiba-tiba menghilang.

Namun, kini polisi sudah mengamankan istri dari penjaga kos untuk dimintai keterangan. 

"Akan terus kami dalami dan kumpulkan bukti-bukti dulu," ujar Kapolsek Muara Bangkahulu, Kompol Jauhari. (Kontributor Bengkulu, Firmansyah | Editor Robertus Belarminus)

Baca juga: Hilang 3 Hari, Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Regional
Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Regional
Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Regional
Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Regional
Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X