KILAS DAERAH

Jawa Barat Jadi Barometer Kreativitas Nasional

Kompas.com - 08/12/2019, 15:30 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelesaian Pelabuhan Patimban dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, di Jakarta, Selasa (3/12/2019). DOK. Pemprov Jawa BaratGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelesaian Pelabuhan Patimban dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, keberadaan organisasi Indonesia Creative Cities Network (ICCN) akan membuat Jabar menjadi barometer kreativitas nasional.

“Mudah-mudahan Jabar bisa menjadi mentor juga pada kota-kota yang masih berkembang. Karena saya mengalami proses ini, ada yang di posisi 1.0, 2.0 istilahnya,” kata Ridwan Kamil dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/12/2019).

Pernyataan itu disampaikan Ridwan Kamil yang biasa disapa Emil saat menghadiri pelantikan pengurus dan Korda ICCN periode 2019-2022, di Simpul Space Jalan Braga Kota Bandung, Sabtu (7/12/2019).

Untuk diketahui, ICCN merupakan jejaring kota-kota kreatif. Saat ini, anggotanya sudah berjumlah 211 kota/kabupaten se-Indonesia.

Baca juga: Bekraf Dorong Munculnya Kota-kota Kreatif

Sebagai informasi, ICCN diinisiasi sejak pendeklarasian "10 Prinsip Kota Kreatif" di Bandung, yang diadakan bersama dengan Creative Cities Conference pada 26-27 April 2015.

Sementara itu, pembentukannya dilakukan pada kegiatan Indonesia Creative Cities Conference pertama, 22-25 Oktober 2015, di Solo. Pada periode 2019-2020, ICCN dipimpin Fiki Satari.

Emil mengingatkan pengurus ICCN untuk memiliki empat nilai kompetensi, yakni kompetensi keteknisan, kejuangan, kerakyatan, dan keikhlasan.

“Saya berharap Kang Fiki ya, ada keterukuran ya. Semua yang diomongin ini harus terukur. Jadi kalau nanti kita kumpul lagi Desember 2020 harus ada kaleidoskop progress-nya,” kata Emil.

Baca juga: Anak Muda dan Budaya Populer Jadi Kunci Keberhasilan Pembentukan Kota Kreatif

Emil juga mengimbau, orang-orang kreatif harus memiliki hasil nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, dan tidak kaget dengan disrupsi.

“Apa itu definisi jejak? Maaf ya ada bangunannya, ada produknya, ada karyanya. Sehingga masyarakat melihat oh kehadiran organisasi itu bermanfaat,” kata Emil.

Emil menambahkan, kreativitas adalah modal utama kemajuan Jabar.

Pasalnya, sumber daya alam atau energi suatu saat akan habis. Sebaliknya, ia melanjutkan sumber daya manusia bila dijadikan investasi tentu akan melahirkan perubahan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X