Pelaku Pembunuhan Buruh Bangunan di Kampus UIM Menyerahkan Diri

Kompas.com - 06/12/2019, 15:18 WIB
Abdul Nasir alias Nasir (baju tahanan) saat rilis kasus pembunuhan buruh bangunan yang lobi Polrestabes Makassar, Jumat (6/12/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANAbdul Nasir alias Nasir (baju tahanan) saat rilis kasus pembunuhan buruh bangunan yang lobi Polrestabes Makassar, Jumat (6/12/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Nasir (38), diamankan penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar setelah buron selama beberapa hari usai menikam Tumanan Maru (19), buruh harian yang bekerja di dalam Rusunawa kampus Universitas Islam Makassar (UIM), Rabu (4/12/2019) lalu. 

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, Nasir dijemput pihaknya di Polres Jeneponto usai menyerahkan diri di tempat tersebut. 

Yudhiawan menyebut, Nasir yang juga pengawas pekerja buruh bangunan tidak pernah tenang usai melayangkan badik di tubuh korban. 

Baca juga: Selain Mandor, Diduga Ada Pelaku Lain yang Terlibat dalam Tewasnya Buruh Bangunan di Makassar

"Dia pengakuannya merasa berdosa seperti itu. Makanya langsung menyerahkan diri semalam," ucap Yudhiawan, saat merilis kasus ini di kantor polres, Jumat (6/12/2019).

Dari keterangan yang diperoleh penyidik, Yudhiawan menyebut Nasir melakukan pembunuhan kepada Maru karena dendam setelah dua hari sebelumnya ia diprotes sekitar 7 pekerja lantaran caranya memarahi buruh di rusunawa itu tidak manusiawi. 

Aksi Nasir pun dilakukan ketika pada Rabu siang. Saat itu, ia melihat Maru sedang beristirahat siang setelah mengerjakan bangunan Rusunawa di kampus yang terletak di Kecamatan Tamalanrea itu. 

"Jadi, pas bangun, pelaku mendatangi korban dan langsung melakukan penganiayaan," tutur mantan penyidik KPK ini. 

Saat melancarkan aksinya, Nasir dibantu tiga rekannya yang juga buruh harian. Ketiganya yaitu AC (19), SG (18) dan SD (19) yang kini masih berstatus DPO.

Baca juga: Mandor yang Menggembok Pintu Pabrik Korek Gas, Ikut Tewas Terbakar

 

Namun, Nasir merupakan eksekutor penikaman yang menyebabkan nyawa Maru melayang. 

"Jadi, rekan pelaku ini ikut membantu saat menganiaya. Ada yang memegang ada yang menahan supaya tidak dilerai. Sekarang anggota masih di lapangan untuk mengejar semuanya," terang Yudhiawan. 

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja bernama Tumanan Maru (19) tewas usai ditikam oleh pria yang bernama Nasir (38) di dalam kampus Universitas Islam Makassar (UIM), di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (4/12/2019) sekitar pukul 12.30 Wita lalu. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X