Cuaca Ekstrem, Kapal KM Berkat Jaya Tenggelam di Teluk Sebong Bintan

Kompas.com - 06/12/2019, 09:02 WIB
Kapal tenggelam. ThinkstockKapal tenggelam.

 

BINTAN, KOMPAS.com - Cuaca ekstrem yang saat ini melanda perairan Kepulauan Riau, mengakibatkan tenggelamnya kapal KM Berkat Jaya.

Hal ini dibenarkan kasi Ops Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Kelas A Tanjungpinang, Eko Supriyanto.

Eko mengatakan, kapal ini tenggelam diduga setelah dihantam badai di perairan Teluk Sebung Kabupaten Bintan sekitar pukul 02.10 WIB, Jumat (6/12/2019) dini hari tadi.

Baca juga: 6 Hari Tenggelam, Jasad Siswa SMA Ditemukan Tewas di Obyek Wisata

Kapal sendiri mengangkut 120 bubu atau alat tangkap ikan dengan jumlah crue ada 6 orang, yakni Marwin (40) yang merupakan kapten kapal, kemudian Fauzi (25), Rustam(26), Wayang (21), Sahrul (20) dan Yunus (50) yang merupakan ABK kapal.

"Saat ini tim masih melakukan pencarian terhadap korban," jelas Eko.

Baca juga: Kapal Pesiar Malaysia Tenggelam di Perairan Sangeang, 4 WNA Selamat

Kapal KM Berkat Jaya sendiri berangkat dari Perairan Selat Nenek Bulang, Batam yang hendak menuju Perairan Tanjung Berakit, Bintan.

Adapun tim SAR yang melakukan pencarian sampai ini diantaranya Satpolair Polres Bintan, KPLP Tanjung Uban dan masyarakat nelayan sekitar.

Untuk alat yang dilibatkan yakni Rubber Boat, Truck Porsonil dan Rescue Dmax, Peralatan Komunikasi dan Peratan Lainnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Kasus Oknum Polwan Sebarkan Hoaks Corona, Polisi Periksa Korban

Regional
Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Ditelepon Wagub Saat Rapat, Lion Air Hentikan Penerbangan ke Bangka Belitung

Regional
Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Liang Lahat Sudah Digali, Pemakaman Jenazah Positif Corona di Lampung Ditolak 2 Kali

Regional
Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Ganjar Minta Warga Tak Tolak Jenazah Korban Virus Corona: Jaga Perasaan Korban dan Keluarganya

Regional
UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X